Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Paparan kinerja triwulan I-2022 BSI disampaikan oleh Direktur Utama BSI Hery Gunardi (tengah) didampingi Direktur Retail Banking BSI Kokok Alun Akbar (kiri), Direktur Finance & Strategy BSI Ade Cahyo Nugroho (dua dari kiri), Direktur Information Technology BSI Achmad Syafii (empat dari kiri) dan Direktur Compliance & Human Capital BSI Tribuana Tunggadewi (paling kanan) di Jakarta (28/04/2022).

Paparan kinerja triwulan I-2022 BSI disampaikan oleh Direktur Utama BSI Hery Gunardi (tengah) didampingi Direktur Retail Banking BSI Kokok Alun Akbar (kiri), Direktur Finance & Strategy BSI Ade Cahyo Nugroho (dua dari kiri), Direktur Information Technology BSI Achmad Syafii (empat dari kiri) dan Direktur Compliance & Human Capital BSI Tribuana Tunggadewi (paling kanan) di Jakarta (28/04/2022).

Laba BSI (BRIS) Naik 33,18% Capai Rp 987,68 Miliar

Kamis, 28 April 2022 | 11:58 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI pada triwulan I-2022 membukukan laba bersih Rp 987,68 miliar atau naik 33,18% secara year on year (YoY).

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan capaian tersebut membuktikan kondisi ekonomi Indonesia semakin pulih dari dampak krisis ekonomi akibat pandemi. Di sisi lain, kinerja positif BSI itu membuktikan pula literasi dan inklusi perbankan syariah di Tanah Air semakin meningkat dan mendorong  kepercayaan masyarakat terhadap BSI. Sehingga, perseroan optimistis dengan pertumbuhan kinerja BSI pada 2022.

Hery pun menyebut raihan positif itu menjadi tambahan semangat BSI untuk memacu pula kinerja BSI di manca negara. Seperti diketahui, BSI telah membuka kantor cabang representatif di salah satu pusat keuangan syariah dunia, Dubai, Uni Emirat Arab, untuk memperluas pasar di Kawasan Timur Tengah.

“Kinerja positif ini disokong pembiayaan yang tumbuh dan sehat di semua segmen yaitu konsumer, korporasi, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), gadai emas hingga kartu pembiayaan serta pengembangan ragam dan inovasi digital melalui e-channel BSI. Ini menjadi bukti masyarakat semakin tertarik untuk merasakan layanan perbankan syariah di semua segmen. Pertumbuhan ini pun menjadi suntikan semangat bagi BSI untuk memperluas pasar di tataran global, yaitu di Dubai,” jelas Hery, Kamis (28/04/2022).

Baca juga: BSI (BRIS) Pimpin Pembiayaan Sindikasi Pembangkit EBT Medco Rp 750 Miliar

Adapun pada triwulan I-2022, BSI mencatatkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp 177,51 triliun atau tumbuh 11,59% yoy, dengan komposisi yakni pembiayaan konsumer yang tumbuh 20,73%, pembiayaan mikro tumbuh 22,42% dan gadai emas tumbuh 8,96%.  Capaian tersebut didukung pula pembiayaan sehat dengan rasio non performing financing (NPF) net sebesar 0,90%.

Per Maret 2022, BSI telah menyalurkan pembiayaan keuangan berkelanjutan sebesar Rp48,25 triliun atau berkontribusi sekitar 27% dari total portofolio pembiayaan. Sementara itu, untuk perolehan dana pihak ketiga mencapai Rp238,53 triliun tumbuh sekitar 16,07% secara yoy.

Di sisi lain Tabungan BSI secara keseluruhan mencapai Rp100,73 triliun atau tumbuh 15,48%. Kinerja yang solid dan sehat juga ditunjukan dari pertumbuhan aset sebesar 15,73% secara year on year menjadi Rp271,29 triliun. Adapun rasio kecukupan modal atau cash coverage BSI meningkat signifikan menjadi 150,09%. Selain itu, BSI juga terus meningkatkan efektivitas dan effisiensi biaya dengan membaiknya biaya operasional (BOPO) menjadi 75,35%.

Baca juga: Gandeng Yayasan BSMU, BSI (BRIS) Tawarkan 100 Beasiswa Inkubator Bisnis ISDP 2022

Hery menambahkan, untuk memperkuat kinerja berkelanjutan tahun ini BSI akan fokus ke dalam 9 segmen utama pengembangan ekosistem Islam. Yaitu melalui optimalisasi ekosistem masjid, haji dan umroh, ZISWAF, lembaga pendidikan berbasis islam, industri fesyen dan e-commerce, industri makanan dan minuman, kesehatan, ekspor impor serta wisata halal.

Keberhasilan menyasar ekosistem ini tercermin dari pertumbuhan zakat perusahaan yang tumbuh 22% secara year on year menjadi Rp33 miliar. Jumlah NOA Lembaga Pendidikan mengalami kenaikan 45%, serta tumbuhnya ekosistem masjid lebih dari 30.000 NOA.

Sedangkan dalam inovasi layanan digital, pengguna BSI Mobile hingga Maret 2022 mencapai 3,77 juta user aktif atau tumbuh 124% yoy. Strategi digitalisasi yang ditempuh BSI mendorong dampak yang sangat positif yakni jumlah transaksi BSI Mobile mencapai 55,11 juta, tumbuh signifikan sekitar 276%. Hal ini mendorong pertumbuhaan fee based income menjadi Rp58,94 miliar.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN