Jumat, 15 Mei 2026

IHSG Bisa Menguat, Cermati BBNI, PGAS, dan MNCN

Penulis : Parluhutan Situmorang
11 Mei 2022 | 08:22 WIB
BAGIKAN
Petugas kebersihan beraktivitas di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta.  Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Petugas kebersihan beraktivitas di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (11/5), diproyeksikan secara teknikal bergerak mixed cenderung menguat. Hal ini didasarkan hasil analisa indikator MACD negatif menguat, indikator Stochastic netral konsolidasi, dan indikator RSI oversold.

Kemarin, IHSG turun hingga sebanyak 89,96 poin (1,30%) menjadi 6.819,79. IHSG bergerak dalam rentang 6.662,61-6.832,10 dengan nilai transaksi Rp 22,38 triliun. Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 3,23 triliun di seluruh pasar.

Net sell terbanyak melanda tiga saham bank papan atas ini, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 920,18 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 672,36 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 545,62 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 374,76 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 257,15 miliar.

ADVERTISEMENT

Berikut beberapa saham yang layak untuk dicermati berdasarkan perkiran BRI Danareksa Sekuritas:

BBNI

Buy On Weakness

Saham BBNI diproyeksikan bergerak dalam rentang Rp 8.150 – 9.275, seiring volume transaksi meningkat di atas rata-rata, indikator MACD negatif, indikator Stochastic netral melandai, serta indikator RSI netral melandai.

PGAS

Trading Buy

Saham PGAS diperkirakan bergerak dalam rentang Rp 1.375 – 1.595 setelah volume transaksi meningkat di atas rata-rata, Indikator MACD positif menguat, Indikator Stochastic netral menguat menuju overbought, Indikator RSI netral menguat menuju overbought.

MNCN

Buy On Weakness

Saham MNCN diprediksi bergerak dalam rentang Rp 885 – 1.000 setelah volume transaksi stabil meningkat di atas rata-rata, indikator MACD negatif melemah, indikator Stochastic netral konsolidasi, serta indikator RSI netral konsolidasi.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 7 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia