IHSG Bisa Menguat, Cermati BBNI, PGAS, dan MNCN
JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (11/5), diproyeksikan secara teknikal bergerak mixed cenderung menguat. Hal ini didasarkan hasil analisa indikator MACD negatif menguat, indikator Stochastic netral konsolidasi, dan indikator RSI oversold.
Kemarin, IHSG turun hingga sebanyak 89,96 poin (1,30%) menjadi 6.819,79. IHSG bergerak dalam rentang 6.662,61-6.832,10 dengan nilai transaksi Rp 22,38 triliun. Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 3,23 triliun di seluruh pasar.
Net sell terbanyak melanda tiga saham bank papan atas ini, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 920,18 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 672,36 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 545,62 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 374,76 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 257,15 miliar.
Berikut beberapa saham yang layak untuk dicermati berdasarkan perkiran BRI Danareksa Sekuritas:
BBNI
Buy On Weakness
Saham BBNI diproyeksikan bergerak dalam rentang Rp 8.150 – 9.275, seiring volume transaksi meningkat di atas rata-rata, indikator MACD negatif, indikator Stochastic netral melandai, serta indikator RSI netral melandai.
PGAS
Trading Buy
Saham PGAS diperkirakan bergerak dalam rentang Rp 1.375 – 1.595 setelah volume transaksi meningkat di atas rata-rata, Indikator MACD positif menguat, Indikator Stochastic netral menguat menuju overbought, Indikator RSI netral menguat menuju overbought.
MNCN
Buy On Weakness
Saham MNCN diprediksi bergerak dalam rentang Rp 885 – 1.000 setelah volume transaksi stabil meningkat di atas rata-rata, indikator MACD negatif melemah, indikator Stochastic netral konsolidasi, serta indikator RSI netral konsolidasi.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






