Dua perusahaan Asal Sumut Siap Melantai di BEI
MEDAN, investor.id - Dua perusahaan asal Sumatera Utara siap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2022.
"Yang mau listing Bank Sumut dan satu lagi yang belum bisa disebutkan namanya," ujar Kepala Kantor Perwakilan BEI Sumut Muhammad Pintor Nasution, Senin (6/6/2022).
Bank Sumut dijadwalkan sudah bisa melantai di pasar modal pada September. Sedangkan satu lagi diharapkan paling lama akhir tahun. "Kalau initial public offering (IPO) Bank Sumut dan satu perusahaan lain. Maka nantinya ada empat perusahaan dari Sumut yang listing tahun 2022," katanya.
Adapun dua perusahaan yang sudah melantai di BEI sebelumnya yakni PT Sumber Tani Agung Tbk (STAA) dan PT Murni Sadar Tbk (MTMH). Dengan demikian jumlah perusahaan asal Sumut yang sudah IPO sebanyak 10.
Pintor mengatakan BEI terus melakukan edukasi untuk mendorong perusahaan-perusahaan di Sumut untuk IPO. Edukasi dan pendampingan ke para calon emiten terus dilakukan. "Potensi perusahaan di Sumut untuk IPO cukup besar karena sebagian besar usahanya juga sudah berorientasi ekspor dan melibatkan banyak UMKM," katanya.
Baca Juga:
Phintraco Sekuritas: IHSG Rawan Profit Taking, Perhatikan Deretan Saham-saham Pilihan BerikutMenurut Pintor, perusahaan bisa memanfaatkan pasar modal untuk tambahan modal dari saham yang dibeli masyarakat. Selain penambahan modal usaha, go public juga meningkatkan kinerja dan citra perusahaan. Kemudian juga menuntut peningkatan profesionalisme dan loyalitas karyawan. Serta, katanya, meningkatkan kemandirian perusahaan, mendapat mitra usaha strategis, dan peningkatan nilai perusahaan.
"Jadi jangan tunggu perusahaan besar baru IPO. Perusahaan bisa bertumbuh baik dengan listing di bursa," katanya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






