Akhir Pekan, Rupiah Berhasil Berbalik Arah Menguat 11 Poin
JAKARTA, investor.id - Rupiah mampu berbalik menguat setelah beberapa hari tersungkur. Dalam perdagangan Jumat (10/6/2022) sore ini, mata uang garuda menguat 11 poin walaupun sebelumnya sempat melemah 20 poin di level Rp 14.553 dari penutupan sebelumnya di level Rp 14.566. “Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 14.540 – Rp 14.600,” ujar Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam keterangan resmi, Jumat (10/6/2022).
Dari dalam negeri, Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN/ Bappenas) menilai perekonomian Indonesia perlu tumbuh 5,7% per tahun agar Indonesia dapat menjadi negara maju pada 2045, sebelum 100 tahun kemerdekaan. Adapun sebelum pandemi covid-19, Bappenas memperkirakan Indonesia bisa keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah di 2036 dengan pertumbuhan ekonomi setidaknya 5,7% per tahun sejak 2015.
Hanya saja target Indonesia menjadi negara berpendapatan tinggi pada 2036 harus tertunda karena penyebaran pandemi covid-19 yang menyebabkan ekonomi terkontraksi pada 2020.
Sedangkan, Dolar AS berada di level tertinggi dua minggu terhadap euro pada hari Jumat, menjelang data inflasi yang akan memandu jalur pengetatan kebijakan Federal Reserve, dan setelah Bank Sentral Eropa mengatakan akan memulai kampanye kenaikan suku bunga bulan depan.
Pertumbuhan harga konsumen inti AS diperkirakan akan mendingin sebagian kecil, data di hari global akan ditampilkan nanti. Hasil seperti itu akan memberikan kepastian bagi mereka yang berharap inflasi tinggi selama beberapa dekade telah mencapai puncaknya pada bulan Maret dan bahwa kemunduran April bukanlah satu kali saja.
Hal ini dapat memberi The Fed ruang gerak untuk menaikkan suku bunga secara kurang agresif di akhir tahun karena mencoba mengendalikan inflasi tanpa membawa ekonomi ke dalam resesi.
Dalam waktu dekat, pasar memperkirakan The Fed minggu depan akan mengumumkan kenaikan suku bunga 50 basis poin kedua dari tiga kali berturut-turut, yang telah mendorong dolar dalam beberapa bulan terakhir.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






