Jumat, 15 Mei 2026

BNI Sekuritas: IHSG Menguat Terbatas, Cermati Saham Pilihan BBCA Hingga AMRT

Penulis : Indah Handayani
28 Jul 2022 | 08:20 WIB
BAGIKAN
Aktivitas investor di salah satu sekuritas di Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR
Aktivitas investor di salah satu sekuritas di Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

JAKARTA, investor.id — BNI Sekuritas memprediksi IHSG hari ini diproyeksikan menguat terbatas. Investor dapat mencermati saham pilihan BBCA, AGRO, KLBF dan AMRT.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakaria Siregar mengatakan, secara teknikal indeks masih berpeluang menguat terbatas dari candle hanging man dan kondisi overbought. Tren netral, selama di atas 6.767. IHSG closing diatas 5 day MA (6.875). Indikator MACD netral, stochastic overbought, kenaikan tertahan dalam pola bullish channel, candle inside day.

“Selama di atas support 6.778 - 6.739, IHSG masih berpeluang rebound. IHSG masih di tutup di atas 200 day MA (6.793) untuk hari ke 6. Dominan sell power. Range breakout berada di 6.602 - 7.070,” ujar Andri dalam risetnya, Kamis (28/7/2022).

ADVERTISEMENT

Level resistance indeks pada perdagangan hari ini berada di posisi 6.908/6.931/6.964/7.004, sementara level support berada di 6.862/6.809/6.714/6.677, dengan perkiraan range 6.850 - 6.960.

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 1,37%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik signifikan 2,62%, bahkan indeks Nasdaq mencatat kenaikan yang sangat tinggi sebesar 4,06%.

Sementara itu, sebagian besar bursa regional Asia Pasifik pada perdagangan kemarin mengalami penguatan, seperti Nikkei, BEI dan Kospi. Adapun Hang Seng terkoreksi cukup signifikan antara lain akibat penurunan saham properti.

Investor dapat mencermati saham BBCA dengan rekomendasi speculative buydengan target 7.400/7.650 dan stop loss di bawah 7.150/7.000. Kemudian saham AGRO dengan rekomendasi buy 800 - 815 dengan target 835/850 dan stop loss di bawah 755.

Investor juga dapat mencermati saham KLBF dengan rekomendasi buy 1.680-1.700 target 1.750/1.770 dengan stop loss di bawah 1.630. Sementara saham AMRT direkomendasikan akumulasi buy dengan target 1.930/1.950 dan stop loss di bawah 1.865.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 47 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia