Reliance Sekuritas: IHSG Volatile, Ini Jajaran Saham-saham Potensi Naik
JAKARTA, investor.id - Reliance Sekuritas memprediksi IHSG bergerak volatile pada perdagangan Kamis (28/7/2022). IHSG diperkirakan akan bergerak pada rentang 6.860-6.930. Ini jajaran saham-saham potensi naik, diantaranya ESSA dan INDY.
Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG masih dibayangi sentimen eksternal terkait kenaikan suku bunga di AS, data ekonomi regional yang kurang memuaskan, yang membuat IHSG dapat bergerak volatile. Namun akan cenderung menguat.
“Mengingat kenaikan sentiment dari dalam negeri terkait rilis laporan keuangan dan adanya potensi kenaikan komoditas batu bara setelah Glencore menyepakati perjanjian untuk memasok batu bara dengan Nippon Steel Corp,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Kamis (28/7/2022).
IHSG diperdagangkan di zona hijau pada pada perdagangan kemarin, di tutup di level 6.898 (0,39%). para investor merespon rilisnya laporan keuangan Semester I-2022 yang positif. Serta, saham-saham batu bara mengalami kenaikan dimana pemain besar komoditas Glencore menyuplai batu bara kepada Nippon Steel Corp. dengan harga yang tinggi.
Beberapa sektor yang mendorong penguatan IHSG diantaranya yaitu sektor energi (2,41%), sektor industri (1,37%), dan sektor technologi (0,88%). Investor asing tercatat membukukan net sell sebesar Rp 10,74 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dijual oleh investor asing adalah BUMI, BBNI, BBRI.
Secara teknikal, Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG masih diatas MA 20 dan MA 5, sehingga IHSG masih ada peluang untuk mengalami rebound. Namun, IHSG membentuk gap up yang perlu diwaspadai. “Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu: ESSA, HRUM, INDY, KKGI, VICI, ADRO, ITMG, SMMT, MMLP,” tambah Reliance Sekuritas.
Sementara itu, bursa AS ditutup menguat cukup solid dengan index Nasdaq 4,06%, bursa di AS mengalami kenaikan setelah The Fed mengumumkan kenaikan interest rate sesuai harapan pelaku pasar sebesar 75 bps yang diharapkan dapat menekan inflasi. Powell juga tidak memberikan sinyal akan menaikkan interest rate lagi. Selain itu, Powell juga meyakinkan para pelaku pasar terkait resesi di AS yang optimis terhadap resesi.
Bursa Asia sudah diperdagangkan di zona hijau, saat laporan ini ditulis index Kospi menguat 0,72%, sementara Nikkei 225 menguat 0,58%. Penguatan bursa Asia pagi ini ditengah rilisnya business confidence di Korea Selatan untuk Juli mengalami tekanan cukup dalam setelah sebelumnya consumer confidence juga mengalami tekanan.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






