Kamis, 14 Mei 2026

Bukit Asam (PTBA) Kejar Target Produksi 36 Juta Ton

Penulis : Majalah Investor
29 Jul 2022 | 10:10 WIB
BAGIKAN
Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Arsal Ismail.
Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Arsal Ismail.

JAKARTA, investor.id - Kinerja PT Bukit Asam Tbk tahun buku 2021 mencatat pencapaian tertinggi sepanjang sejarah perusahaan dengan meraih laba bersih Rp 7,91 triliun. Angka ini menunjukan pertumbuhan 231,4% dibandingkan dengan Rp 2,39 triliun pada 2020. Sedangkan Pendapatan usaha mencapai Rp 29,26 triliun atau naik 69% dari 2020 yang sebesar Rp 17,33 triliun.

Direktur Utama PTBA Arsal Ismail mengatakan pencapaian tadi didukung oleh kinerja operasional yang solid seiring dengan pemulihan ekonomi global dan domestik, yang kemudian mendorong naiknya permintaan batu bara. 

Selain itu, juga berkat momentum harga komoditas turut mendorong naiknya harga batu bara. “Kami juga berhasil menerapkan strategi efisiensi dengan baik,” papar Arsal dalam Konfrensi Pers yang digelar secara virtual belum lama ini.

Pencapaian kinerja 2021 tadi berhasil menempatkan PTBA sebagai emiten terbaik sektor batu bara versi Majalah Investor. Anggota holding tambang BUMN, MIND ID ini bahkan masuk sebagai salah satu finalis Investor Award 2022.

ADVERTISEMENT

Kinerja moncer PTBA berlanjut di kuartal I-2022, dimana laba bersihnya meroket sebesar 355% menjadi Rp 2,28 triliun, pada periode yang sama tahun 2021 tercatat Rp 500,52 miliar. Sementara pendapatan melesat 105% menjadi Rp 8,21 triliun dari Rp 3,99 triliun di kuartal I-2021.

PTBA menyebut kenaikan produksi yang mencapai 40%, lalu volume angkut yang tumbuh 16%, serta volume penjualan sebesar 18% menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan kinerja PTBA, juga kenaikan harga komoditas tentunya. PTBA akan terus berupaya mengoptimalkan momentum yang baik ini dengan memacu produksi batu bara yang ditargetkan mencapai 36,41 juta ton dengan volume angkutan sebesar 31,50 juta ton di sepanjang tahun 2022. Adapun volume penjualan ditargetkan mencapai 37,10 juta ton.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 8 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 38 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 49 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia