Jumat, 15 Mei 2026

PINTU Kasih Tiket Nonton Bioskop Gratis Lewat PTU Staking

Penulis : Lona Olavia
5 Aug 2022 | 13:26 WIB
BAGIKAN
Jajaran manajemen PINTU.
Jajaran manajemen PINTU.

JAKARTA, investor.id – Aplikasi PINTU, platform jual beli dan investasi aset kripto kembali menambahkan benefit di fitur Pintu Token (PTU) Staking yang bisa didapatkan oleh user yang memanfaatkan fitur staking di aplikasi PINTU. Benefit tersebut di antaranya, Bonus PTU annual percentage rate (APR) hingga 12%, Extra annual percentage yield (APY) untuk produk Pintu Earn, Gratis kirim aset melalui jaringan Blockchain, Extra referral bonus, Gratis tarik saldo Rupiah dari PINTU, hingga yang terbaru bisa mendapatkan tiket nonton gratis XXI Premiere setiap bulannya.

Semenjak hadirnya fitur PTU Staking, keuntungan bagi pengguna terus kami optimalkan. Sebelumnya keuntungan yang ditawarkan hanya sebatas ekstra bonus referral, namun kali ini kami kembangkan menjadi enam benefit, dengan salah satu benefit yang terbaru adalah gratis tiket nonton bioskop XXI Premiere setiap bulannya. Benefit ini kami hadirkan setelah melihat meningkatnya antusiasme masyarakat yang ingin menonton film favoritnya di bioskop, sehingga kami berinisiatif memberikan keuntungan tersebut. Jadi, fitur Staking semakin memberikan nilai tambah bagi user yang ingin menumbuhkan asetnya sekaligus mendapatkan berbagai benefit menarik,” ucap Timothius Martin, Chief Marketing Officer PINTU dalam keterangan resmi, Jumat (5/8/2022).

Staking merupakan sebuah aktivitas di mana investor aset kripto bisa mendapatkan keuntungan cukup dengan memvalidasi transaksi atau berbagai aktivitas yang terjadi di atas sistem blockchain. Cara kerja staking cukup sederhana, di mana investor selama kurun waktu tertentu dapat menyimpan aset dalam jangka waktu yang telah ditentukan sehingga akan mendapatkan reward.

ADVERTISEMENT

“Fitur PTU Staking ini terus mendapatkan respons positif, di mana dari bulan Januari–Juli 2022 PTU Stakers atau user yang menggunakan fitur PTU Staking mengalami peningkatan hingga lebih dari tujuh kali lipat, atau terdapat lebih dari puluhan ribu user yang sekarang memanfaatkan fitur PTU staking. Kami sangat bangga inovasi yang kami tawarkan dapat diterima dengan baik dan dimanfaatkan oleh user sehingga dapat menambah pilihan fitur investasi aset kripto di Indonesia,” ungkap Timo.

Pintu Token atau PTU sudah diluncurkan sejak November 2021 dan telah diperjualbelikan di berbagai exchange antara lain Bybit dan FTX. PTU dibangun di atas ekosistem Ethereum blockchain dan menggunakan standar ERC-20 dengan total suplai maksimal token yang beredar sebanyak 300 juta.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia