Jumat, 15 Mei 2026

Perdana Melantai di BEI, Saham Klinko (KLIN) Langsung Ambles, Masih Adakah Prospeknya?

Penulis : Thresa Sandra Desfika
9 Aug 2022 | 10:20 WIB
BAGIKAN
PT Klink Karya Imaji Tbk (KLIN). (Foto: Ist)
PT Klink Karya Imaji Tbk (KLIN). (Foto: Ist)

JAKARTA, investor.id – Produsen alat kebersihan ramah lingkungan, PT Klinko Karya Imaji Tbk (KLIN) resmi mencatatkan (listing) perdana saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (9/8/2022).

Pada perdagangan perdana di pasar sekunder, KLIN dibuka di Rp 90 atau langsung anjlok mentok auto reject bawah 10% dari harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO). Posisi tersebut bertahan selama dipantau 1 jam awal sesi I.

Sebelumnya, KLIN menggelar IPO dengan menetapkan harga  penawaran di Rp 100 per saham. KLIN menjadi emiten ke-39 yang tercatat pada BEI pada tanggal 9 Agustus 2022.

ADVERTISEMENT

KLIN melepas 230 juta saham atau 17,59% dari modal ditempatkan, sehingga pascamelantai di Bursa, perseroan kini telah mengantongi pendanaan sebesar Rp 23 miliar.

Pada masa penawaran umum perdana saham, KLIN juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 57,5 juta waran seri I, dengan harga pelaksanaan waran Rp 100. Sebagai informasi, selama masa penawaran umum saham KLIN mencatat kelebihan pemesanan atau oversubscribed sekitar 2,1 kali.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih pada kepercayaan investor Indonesia untuk Klinko. Hari ini, perusahaan kami mencapai milestone baru dan sangat penting untuk merealisasikan rencana-rencana strategis kami,” ujar Direktur Utama Klinko Anggun Supanji, Selasa (9/8/2022).

Anggun menyebut, dengan tercatat sebagai perusahaan publik di Indonesia, kesempatan KLIN untuk memperluas jaringan pemasaran ekspor akan semakin terbuka luas.

“Saat ini kami sudah ada di tujuh negara dan empat benua yakni Asia, Amerika, Afrika, dan Eropa. Ke depan, kami berharap ada penambahan negara-negara baru sebagai tujuan ekspor untuk produk private label,” tambahnya.

Sejak resmi beroperasi di tahun 2017, Klinko berkomitmen untuk menciptakan produk berupa alat-alat kebersihan yang bisa dipakai untuk kebutuhan rumah tangga, sampai perusahaan.

Pada jangka pendek dan panjang, pengembangan bisnis KLIN di pasar domestik dan internasional akan fokus pada implementasi strategi distribusi salah satunya, memperkuat kerja sama ke modern channel, B2B partner, dan e-commerce.

“Atas dasar ini, kami berupaya agar Klinko menjadi perusahaan yang berkontribusi menjaga pelestarian lingkungan. Karena itulah, hampir 80% bahan baku kami berasal dari benang daur ulang yang diolah dari sisa kain-kain perca, atau limbah tekstil. Limbah tersebut kalau ditimbang, bisa sampai 120 ton per bulannya,” ungkap Anggun.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia