Tanda-tanda Pemulihan Terlihat, Indocement (INTP) Berharap di Paruh Kedua
JAKARTA, Investor.id - Kinerja keuangan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) diproyeksikan pulih pada paruh kedua tahun ini, seiring dengan biaya energi yang lebih rendah dan potensi peningkatan volume penjualan.
Ekspektasi ini mendorong RHB Sekuritas Indonesia mempertahankan trading buy saham INTP dengan target harga Rp 12.700 per saham. Artinya masih terbuka peluang kenaikan harga saham perseroan mencapai 36,55%, dibandingkan dengan penutupan kemarin di level Rp 9.300.
Hingga semester I-2022, perseroan membukukan peningkatan penjualan menjadi Rp 6,91 triliun pada semester I-2022 dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 6,66 triliun. Namun, laba bersih turun drastis 50,29% menjadi Rp 291,54 miliar dari Rp 586,57 miliar.
Analis RHB Sekuritas indonesia Ryan Santoso dan Andrey Wijaya mengatakan, ekspektasi pemulihan terlihat dari data yang menunjukkan pangsa pasar perseroan kemblai pulih mencapai 25,4% pada Juli 2022, dibandingkan April 2022 sekitar 21,7%.
“Kami memperkirakan kinerja Indocement akan pulih pada paruh kedua tahun ini, seiring dengan pulihnya permintaan semen dan mulai didapatkannya harga energi batu bara sesuai dengan harga domestic market obligation (DMO),” tulis Ryan dan Andrey dalam risetnya.
Pulihnya kinerja keuangan juga datang dari kenaikan harga jual rata-rata semen perseroan yang telah dilaksankan pada semester I tahun ini. Peningkatan harga jual tersebut bersamaan dengan penurunan biaya energi akan berimbas positif terhadap keuangan Indocement.
Pemulihan permintaan semen didukung oleh percepatan pembangunan sejumlah proyek infrastruktur pemerintah. Sebab, umumnya proyek infrastruktur akan mengalami percepatan setiap paruh kedua setia tahunnya.
Terkait kinerja keuangan INTP hingga semester I-2022, RHB Sekuritas menyebutkan, perolehan laba bersih tersebut berada di bawah perkiraan akibat lonjakan harga energi. Penurunan juga dipengaruhi atas pelemahan volume penjualan.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler




