Jumat, 15 Mei 2026

Kejar Profitabilitas, Rekomendasi Saham GOTO Dipertahankan Beli

Penulis : Parluhutan Situmorang
31 Aug 2022 | 13:40 WIB
BAGIKAN
GoTo Gojek Tokopedia
GoTo Gojek Tokopedia

JAKARTA, Investor.id - Mandiri Sekuritas tetap mempertahankan rekomendasi beli dengan target harga Rp 440 untuk saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Target harga tersebut telah mempertimbangkan performa perseroan hingga Juni 2022.

Mandiri Sekuritas dalam riset hariannya menyebutkan bahwa target harga tersebut mempertimbangkan berlanjutnya monetisasi pereroan, apalagi adanya ekspektasi manajemen bahwa kontribusi margin bisa breakeven pada kuartal I-2024 atau lebih cepat dari perkiraan konsensus analis.

Sedangkan hingga akhir sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham GOTO justru ditutup terkoreksi hinggaa auto reject bawah (ARB) ke level Rp 302 atau turun Rp 19 dari penutupan perdagangan kemarin. Sedangak di awal sesi II, saham GOTO mulai memperkecil penurunan harga.

ADVERTISEMENT

Manajemen GOTO sebelumnya menyebutkan bahwa perseroan saat ini tengah memiliki prioritas untuk mempercepat langkah menuju profitabilitas, di mana kelanjutan peningkatan yang bertahap dalam margin kontribusi dan EBITDA disesuaikan. Hal ini diharapkan terjadi pada kuartal-kuartal ke depan.

"Hal ini akan diupayakan dengan oleh tingkat take rate yang membaik, rasionalisasi beban pemasaran, serta identifikasi dan retensi konsumen setia," kata Andre Soelistyo, Direktur Utama Grup GoTo dalam keterangan resmi, Selasa (30/8/2022).

GOTO Raup GTV Rp 150,5 Triliun di Kuartal II, Ini Rinciannya

Untuk kuartal III-2022, perseroan menetapkan pedoman kinerja sebagai berikut:

● GTV kuartalan dalam rentang Rp151 triliun hingga Rp156 triliun.

● Pendapatan bruto kuartalan dalam rentang Rp5,7 triliun hingga Rp6,0 triliun.

● Margin kontribusi sebagai persentase GTV kuartalan dalam rentang -1,3% hingga -1,2%.

Sementara untuk target pencapaian impas (breakeven) margin kontribusi, perseroan menetapkan pedoman kinerja sebagai berikut:

● Margin kontribusi Grup GoTo menjadi positif mulai pada kuartal pertama tahun 2024.

● Margin kontribusi segmen on-demand service menjadi positif pada kuartal pertama tahun 2023.

● Margin kontribusi segmen e-commerce menjadi positif pada kuartal keempat tahun 2023.

"Pedoman di atas ditetapkan berdasarkan kondisi pasar pada saat ini dan mencerminkan estimasi pendahuluan perseroan, yang keseluruhannya bergantung pada berbagai ketidakpastian, termasuk yang terkait dengan dampak dari pandemi Covid-19," kata Andre.


 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 28 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia