Jumat, 15 Mei 2026

Akselerasi Bisnis Data Center, Telkom (TLKM) Rombak Grup Usaha

Penulis : Muhammad Ghafur Fadillah
9 Sep 2022 | 16:37 WIB
BAGIKAN
Ilutrasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom). (Foto: Dok. Telkom)
Ilutrasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom). (Foto: Dok. Telkom)

JAKARTA, investor.id - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) lakukan restrukturisasi bisnis data center TelkomGroup ke dalam entitas Telkom Data Ekosistem (TDE). Konsolidasi ini bertujuan untuk mengakselerasi peningkatan kapabilitas portofolio data center beserta ekosistemnya.

Dalam keterangan resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen Telkom menjelaskan, akselerelasi yang dimaksud yakni peningkatan kapabilitas portofolio data center serta mendukung pembangunan ekosistem bisnis data center TelkomGroup. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan value bisnis data center di masa mendatang. Konsolidasi tersebut dijadwalkan segera selesai pada tahun 2024.

Lebih lanjut, dengan adanya konsolidasi tersebut kedepan TelkomSigma akan bertransformasi menjadi B2B IT Services Company yang berfokus pada 3 portofolio utama yaitu Cloud, IT services dan digital services.

Kemudian, dengan dialihkannya bisnis data center TelkomSigma ke TDE akan menjadi konsolidator bisnis data center TelkomGroup sehingga layanan yang diberikan kepada pelanggan akan lebih optimal serta memiliki daya tawar yang lebih tinggi dibanding kompetitor. Sedangkan untuk TelkomSigma, setelah pengalihan bisnis data center, Perseroan memproyeksikan TelkomSigma akan menjadi salah satu new growth engine TelkomGroup.

ADVERTISEMENT

Transformasi ini akan menjadikan TelkomSigma sebagai end-to-end managed service company yang meliputi cloud platform management, cybersecurity, service management, infra management, monitoring & optimization, dan risk & compliance. Selain itu, TelkomSigma juga diproyeksikan untuk bermitra dengan raksasa teknologi dunia dalam memberikan world class IT service dengan standar layanan (SLA) yang tinggi kepada para pelanggannya.

Adapun soal proyek Hyperscale, perseroan menjawab bahwa Hyperscale Data Center Cikarang sudah beroperasi sesuai rencana awal, dengan kapasitas IT Load awal 1,75 Megawatt (MW). Adapun untuk mencapai full capacity HDC, saat ini dalam proses penyelesaian Campus 1 Lantai 2, 3, dan 4 serta pengembangan/ekspansi Campus 2 dan 3.

Adapun sebelumnya, perseroan melalui anak usahanya, Telekomunikasi Indonesia International (Telin), bersama Expereo International BV menjalin kemitraan strategis untuk mengembangkan strategi go-to-market dalam hal penyediaan konektivitas internet dan layanan akselerasi, serta optimalisasi cloud SD-WAN.

Telin merupakan anak usaha Telkom yang berfokus pada bisnis telekomunikasi internasional, sedangkan Expereo adalah provider global managed internet dan jaringan hybrid, SD-WAN, serta solusi konektivitas cloud.

Kemitraan strategis tersebut diwujudkan dalam bentuk penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang dilakukan oleh Chief Executive Officer Telin Budi Satria Dharma Purba dan Chief Executive Officer Expereo Irwin Fouwels, yang disaksikan Menteri BUMN Erick Thohir dan didampingi Duta Besar Indonesia untuk Belanda Mayerfas, serta Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah di World Trade Center Amsterdam, Jumat (2/9/2022).

"Kami terus mendorong agar BUMN Go Global. Tentunya dengan kunci kolaborasi. Semoga kerjasama ini bisa mengantarkan Telkom untuk terus memperluas jejak digitalnya ke seluruh dunia," kata Menteri BUMN Erick Thohir dalam keterangan tertulis.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia