BTN (BBTN) Kaji Pelepasan UUS ke BSI (BRIS)
JAKARTA, investor.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menjajaki opsi melepas Unit Usaha Syariah (UUS) BTN atau BTN Syariah. Apabila BTN Syariah dilepas untuk bergabung ke PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), maka akan ada dana yang diterima bank berkode saham BBTN untuk mendukung kinerja intermediasi perseroan ke depan.
Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo mengatakan, berdasarkan peraturan Undang-Undang (UU) tentang perbankan syariah, pada pertengahan 2023 semua UUS harus melepaskan diri dari induknya atau melakukan spin off. Terkait hal tersebut, BTN melakukan upaya untuk memenuhi UU tersebut, terdapat pilihan untuk menjadi bank umum syariah atau menyerahkan ke BSI (BRIS).
“Apabila dilakukan penyerahan ke bank syariah yang sudah ada, tentu hasil penjualannya diperhitungkan sebagai liabilities yang diserahkan, karena ada aset dan liabilities dan hampir match. Kalau lebih, dananya untuk BTN ekspansi ke kredit,” kata Haru dalam konferensi pers, Kamis (15/9/2022).
BSI merupakan gabungan dari tiga bank syariah milik bank BUMN, yakni Bank Mandiri Syariah, BRI Syariah, dan BNI Syariah. Dari bank-bank pelat merah, hanya BTN yang bank syariahnya belum digabungkan ke dalam BSI. BSI dibentuk untuk menjadi bank syariah terbesar yang dapat bersaing bukan hanya di Indonesia, tapi juga kancah internasional.
Editor: Nida Sahara
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






