Kamis, 14 Mei 2026

Perkuat Bisnis Bauksit, Antam (ANTM) Optimistis Lanjutkan Pertumbuhan

Penulis : Muawwan Daelami
22 Sep 2022 | 18:43 WIB
BAGIKAN
Foto udara aktivitas bongkar muat nikel di areal pabrik milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di Kecamatan Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara. (ANTARA FOTO/Jojon/wsj)
Foto udara aktivitas bongkar muat nikel di areal pabrik milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di Kecamatan Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara. (ANTARA FOTO/Jojon/wsj)

TAYAN, Investor.id –  PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) atau Antam, anggota MIND ID- BUMN Holding Industri Pertambangan, optimistis kinerja operasional dan keuangan sepanjang 2022 tetap positif. Salah satu caranya dengan penguatan bisnis bauksit.

Pertumbuhan kinerja keuangan perseroan akan diupayakan dengan penguatan lini bisnis inti, termasuk komoditas bauksit yang dikelola Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Bauksit Kalimantan Barat. Tak tanggung-tanggung, perseroan akan terus mengembangkan pangsa pasar bauksit domestik dan mengoptimalisasi produksi.

General Manager Antam UBP Bauksit Kalimantan Barat Anas Safriatna mengatakan, hingga semester I-2022, segmen bauksit dan alumina berkontribusi terhadap penjualan sebesar Rp 889 miliar atau tumbuh 45%, dibandingkan periode yang sama tahun lalu. "Tahun ini, perseroan mengincar penjualan produksi sebesar 1,44 juta wmt dengan produksi sebesar 1,80 juta wmt," ujar Anas kepada media, Kamis (22/9).

ADVERTISEMENT

Guna memperkuat bisnis komoditas bauksit, Anas menuturkan, Antam akan fokus mengembangkan pasar domestik, di luar memenuhi kebutuhan ekspor. Perseroan juga senantiasa memaksimalkan kegiatan operasi dan berupaya memberikan kontribusi secara positif bagi Negara.

Di samping penjualan secara langsung, Anas menjelaskan, komoditas bauksit yang dihasilkan Antam dimanfaatkan anak perusahaan PT Indonesia Chemical Alumina (ICA) sebagai umpan untuk Pabrik Chemical Grade Alumina (CGA). Selanjutnya, ICA mengelola bijih bauksit untuk menjadi produk alumina untuk diekspor.

Saat ini, ungkap dia, ICA akan terus mengoptimalkan produksi sebagai bagian komitmen hilirisasi. Sebab, produk CGA merupakan bahan baku untuk beragam aplikasi industri manufaktur seperti refractory, bahan kimia dan keramik.

Sebagai informasi, pada enam bulan pertama 2022, tingkat produksi alumina telah mencapai 73.893 ton alumina, tumbuh 157% dari produksi di semester pertama 2021 sebesar 28.710 ton alumina.

Sementara, capaian penjualan alumina pada semester pertama tahun ini mencapai 74.143 ton alumina, tumbuh 21% dibandingkan volume penjualan pada periode yang sama tahun lalu sebesar 61.241 ton alumina.

Antam bekerjasama dengan beberapa smelter alumina dalam negeri untuk penjualan bijih bauksit. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan serapan bauksit di pasar domestik.

Adapun untuk meningkatkan portofolio perseroan, Antam terbuka atas segala kesempatan untuk mengembangkan dan memperluas pasar komoditas inti. Kini perseroan sedang menjajaki berbagai peluang bisnis dari hulu ke hilir di komoditas nikel, emas, dan bauksit.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia