Kinerja Sesuai Ekspektasi, Saham BCA (BBCA) Ditargetkan Rp 9.200
JAKARTA, Investor.id - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA berhasil menorehkan kinerja keuangan sesuai ekspektasi sampai Agustus 2022. Realisasi laba bersih telah merefleksikan 67% dari perkiraan Mandiri Sekuritas dan 66% dari konsensus analis.
Hal ini mendorong Mandiri Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham BBCA dengan target harga Rp 9.200. Target tersebut menggambarkan berlanjutnya penguatan kinerja keuangan dann peningkatan margin keuntungan (NIM) perseroan.
Laba bersih BCA melesat 23% menjadi Rp 24,5 triliun sampai Agustus 2022. Kenaikan tersebut didukung peningkatan pendapatan bunga bersih 8% dari Rp 35,15 triliun menjadi Rp 38,09 triliun. PPOP juga melesat 8% dari Rp 31,15 triliun menjadi Rp 33,54 triliun.
Pertumbuhan kinerja keuangan tersebut didukung oleh peningkatan kredit menapai 13% bersamaan dengan peningkatan CASA rasio mencpai 81,9%. Sedangkan LDR naik menjadi 65,5%.
Baca Juga:
Tahun Ini, BCA (BBCA) Jaga Rasio LAR 12%Sebaliknya NIM turun menjadi 4,8%, dibandingkan posisi sebelumnya hingga Agustus 2021 mencapai 5%. Sedangkan NIM Agustus meningkat menjadi 5,1%, dibandingkan Juli 2022 sekitar 4,9%. Angka tersebut hampir sama dengan target manajemen mencapai 4,9-5% pada 2022. Provisi perseroan mencapai Rp 3,5 triliun dan biaya kredit turun ke 0,8% dibandingkan hingga Agustus 2021 sekitar 1,7%.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






