Rupiah Berhasil Ditutup Balik Arah ke Zona Hijau
JAKARTA, investor.id - Dalam perdagangan Kamis (6/10/2022) sore ini, mata uang rupiah ditutup menguat tipis 5 poin walaupun sebelumnya sempat melemah 4 poin di level Rp 15.187 dari penutupan sebelumnya di level Rp 15.192. Sedangkan untuk perdagangan Jumat (7/10/2022) besok, mata uang rupiah diprediksi Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp. 15.170 - Rp. 15.230.
Sedangkan, dolar AS naik pada perdagangan hari Kamis, setelah seorang pejabat tinggi Federal Reserve memperingatkan bahwa bank sentral AS belum hampir mengakhiri siklus kenaikan suku bunganya.
Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan bahwa siklus pengetatan kebijakan AS "masih dalam masa-masa awal" dan memperingatkan secara eksplisit agar tidak bertaruh pada 'poros' awal.
Baca Juga:
Tren Kenaikan Tersendat, Pagi Ini Rupiah Turun Tipis 7 Poin ke Posisi Rp 15.200 per Dolar ASPeringatan itu menjadi lebih penting setelah Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (terutama Rusia) bertindak untuk menjaga harga minyak tetap tinggi dengan mengumumkan pemotongan besar dalam produksi mereka mulai bulan depan. Harga energi yang tinggi telah menjadi salah satu kekuatan terkuat yang mendorong gelombang inflasi global selama setahun terakhir.
Bostic bukan satu-satunya pejabat Fed yang menolak spekulasi pada poros, dengan Mary Daly dari San Francisco membuat komentar serupa pada dua kesempatan minggu ini saja, meskipun ada penurunan besar dalam lowongan pekerjaan yang menunjukkan beberapa pendinginan di zona merah. pasar tenaga kerja yang panas.
Fokus sekarang beralih ke data nonfarm payrolls AS yang akan datang pada hari Jumat untuk mengukur kekuatan pasar pekerjaan.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






