Menu
Sign in
@ Contact
Search
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI Sunarso dalam konferensi pers pemaparan kinerja keuangan perseroan kuartal III-2022 secara virtual, Rabu (16/11/2022). (Sumber: Humas BRI)

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI Sunarso dalam konferensi pers pemaparan kinerja keuangan perseroan kuartal III-2022 secara virtual, Rabu (16/11/2022). (Sumber: Humas BRI)

Laba Melesat 106%, Ini Strategi yang Dilakukan BRI (BBRI)

Rabu, 16 Nov 2022 | 10:54 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Manajemen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memaparkan sejumlah strategi yang dilakukannya perseroan sehingga mampu membukukan kinerja impresif hingga kuartal III-2022. Kinerja impresif Itu di antara tercermin pada pencapaian laba bersih hingga akhir September 2022 yang sebesar Rp 39,31 triliun atau melesat 106,14% secara year on year (yoy).

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan, pencapaian tersebut tak lepas dari respons strategis (strategic response) bank berkode emiten BBRI tersebut yang tepat. Sehingga, di tengah kondisi global yang masih tidak baik-baik saja, fungsi intermediasi penyaluran kredit maupun penghimpunan dana masyarakat oleh BRI tetap mampu tumbuh positif.

“Kami dapat menjaga sustainability pertumbuhan ini dengan fokus pada aspek likuiditas, terutama pertumbuhan dana murah, serta menjaga kualitas aset, terutama kredit yang kami restrukturisasi akibat pandemi Covid-19,” ujar Sunarso dalam konferensi pers pemaparan kinerja keuangan perseroan kuartal III-2022 secara virtual, Rabu (16/11/2022).

Di samping itu, lanjut dia, BRI juga mampu mencatat pertumbuhan fee based income yang makin baik dengan ditopang meningkatnya transaksi digital banking BRI. “Ini semua juga berkat transformasi digital yang terus dilakukan secara berkelanjutan,” kata Sunarso menambahkan.

Advertisement

Dari aspek penyaluran kredit, hingga akhir September 2022, total kredit dan pembiayaan BRI Group tercatat sebesar Rp 1.111,48 triliun atau tumbuh 7,92% (yoy). Secara khusus, portofolio kredit UMKM BRI tercatat meningkat sebesar 9,83% (yoy) dari Rp 852,12 triliun di akhir September 2021 menjadi Rp 935,86 triliun di akhir September 2022. Ini menjadikan proporsi kredit UMKM dibandingkan total kredit BRI terus meningkat yakni menjadi sebesar 84,20%.

Apabila dirinci lebih detail, portofolio kredit segmen mikro BRI tercatat tumbuh 14,12% (yoy), segmen konsumer tumbuh 7,55% (yoy), serta segmen kecil dan menengah tumbuh 2,89% (yoy). Sedangkan, segmen korporasi terkontraksi 1,24% (yoy), di mana hal tersebut selaras dengan upaya BRI untuk terus meningkatkan porsi kredit UMKM hingga mencapai 85%.

Sunarso menegaskan bahwa komitmen BRI untuk terus memperbesar porsi pembiayaan kepada segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan bukti nyata BRI untuk terus mendorong pemulihan dan pertumbuhan perekonomian Indonesia.

“Peran aktif BRI dengan memberdayakan dan mendorong UMKM untuk terus tumbuh maka akan membuka dan memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, mengingat 97% lapangan pekerjaan di Indonesia berasal dari segmen UMKM,” pungkas Sunarso.

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com