Merger Telkomsel dan Indihome, Bos Telkom (TLKM) Beri Penjelasan
JAKARTA, investor.id – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mengharapkan rencana merger antara dua anak usaha perseroan, yaitu Telkomsel dan Indihome, dapat meningkatkan efisiensi dan kinerja Telkom.
“Kalau dilihat dari segi konsolidasi tidak akan terlalu terlihat. Yang pasti akan memberikan manfaat berupa efisiensi dari segi belanja modal (capital expenditure/capex), kedua dari segi operational expenses dan memberikan peningkatan revenue nantinya kepada perseroan,” kata Direktur Utama Telkom Indonesia Ririek Adriansyah kepada Investor Daily, baru-baru ini.
Ririek menegaskan, Telkomsel menjadi penyumbang terbesar pendapatan Telkom, namun secara historis kontribusi terhadap perseroan turun. Meski demikian, dia tak khawatir lantaran anak usaha lainnya, yaitu PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel dan PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), menunjukkan pendapatan yang positif.
“Sebenarnya dominasi pendapatan Telkomsel kepada induk bukan sesuatu yang jelek juga, nah tapi saat ini kami usahakan bagaimana kami mengandalkan Telkomsel,” ujarnya.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






