Jumat, 15 Mei 2026

2023, Tays Bakers (TAYS) Bidik Pendapatan Rp 465 Miliar

Penulis : Indah Handayani
16 Des 2022 | 19:14 WIB
BAGIKAN
PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (TAYS)
PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (TAYS)

JAKARTA, investor.id - PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (TAYS) membidik pendapatan sebesar Rp 465 miliar pada 2023. Angka itu meningkat 39% dibandingkan dengan estimasi pendapatan pada 2022 sebesar Rp 335 miliar. Untuk mencapai target tersebut, perseroan akan menerapkan beberapa strategi.

CEO Tays Bakers (TAYS) Alexander Anwar mengatakan, strategi untuk mencapai pendapatan tersebut adalah pertama, melakukan ekspansi distribusi lokal. Hal ini dilakukan agar produknya dapat dijangkau dengan mudah oleh konsumen. Salah satunya adalah masuk ke ritel modern yang lebih massif lagi. “Saat ini kami sudah ada di 18 ribu gerai Alfamart, dan aka nterus garap ke ritel modern lainnya,” di sela public expose, Jumat (16/12/2022).

2023, Tays Bakers (TAYS) Bidik Pendapatan Rp 465 Miliar
public expose PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (TAYS)

Kedua, lanjut Alexander, TAYS akan fokus ekspor produknya ke beberapa negara, seperti Amerika Serikat. Tidak hanya itu, perseroan juga akan focus menggarap potensi di beberapa negara Asean seperti Vietnam, Thailand, dan Filipina. “Hal ini dilakukan karena kami melihat adanya potensi pertumbuhan yang cukup menjanjikan di negara-negara tersebut,” jelasnya.  

ADVERTISEMENT

Sedangkan terakhir, Alexander menyebut TAYS akan berinovasi dalam produk dengan focus pada functional snacks atau makanan ringan yang memiliki faedah atau kandungan yang menyehatkan, sehingga lebih sehat tapi tetap lezat. “Kami juga akan mencari peluang investasi dan inovasi di produk-produk sehat dan fungsional,” tambah Alex.

2023, Tays Bakers (TAYS) Bidik Pendapatan Rp 465 Miliar
PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (TAYS)

Sementara itu, Direktur Tays Bakers (TAYS) Andrew Sanusi menambahkan, kenaikan pendapatan pada 2023 juga akan didorong oleh ekspansi pabrik baru di Sumedang saat ini masih dalam tahap penyelesaian. Pabrik tersebut ditargetkan akan selesai dan bisa digunakan pada pertengahan 2023.

“Dengan pabrik baru tersebut akan mendukung peningkatan penjualan kami pada tahun depan,” tegasnya. 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia