Jumat, 15 Mei 2026

Pilarmas: IHSG Melemah Terbatas, Lima Saham Ini Malah Bakal Kasih Untung

Penulis : Indah Handayani
19 Des 2022 | 07:30 WIB
BAGIKAN
Aktivitas pialang di sebuah galeri sekuritas di Jakarta. (Beritasatu Photo/Uthan AR)
Aktivitas pialang di sebuah galeri sekuritas di Jakarta. (Beritasatu Photo/Uthan AR)

JAKARTA, investor.id – Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut, berdasarkan analisa teknikal, IHSG berpotensi melemah terbatas pada perdagangan Senin (19/12/2022). IHSG hari ini diperkirakan akan diperdagangkan pada rentang 6.682 – 6.886. Meski IHSG melemah, lima saham ini malah bakal kasih untung. Salah satunya SMGR.

Pada perdagangan Jumat (16/12/2022), IHSG ditutup menguat sebesar 60 poin (0,89%) ke level 6.812. Sektor bahan baku, keuangan, energi, Kesehatan, konsumen primer, infrastruktur bergerak positif dan mendominasi kenaikan IHSG.

Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, tampaknya ditengah acara penghujung akhir tahun 2022, kemungkinan pasar saham dan obligasi mendapatkan sentimen positif semakin mengecil. Namun harapan di sebut harapan, karena ada keputusasaan di dalamnya. Nah, ditengah sentimen yang semakin mengecil, harapan akan datang dari data pertumbuhan ekonomi Amerika kuartal ke 3 yang diprediksikan sama atau mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya.

ADVERTISEMENT

Namun, Pilarmas Investindo Sekuritas menilai AS masih akan menghadapi perlambatan ekonomi ditengah kenaikkan tingkat suku bunga The Fed. Ditambah lagi dari seluruh dunia masih belum menunjukan berita positif. Mulai dari Jepang, data inflasi Jepang yang diproyeksikan mengalami kenaikkan kembali dengan kisaran 0.2% - 0.5% dari sebelumnya. Dari Tiongkok, tampaknya kesulitan dalam menghadapi gelombang Covid yang masih mempengaruhi stabilitas pemulihan ekonomi.

Dari dalam negeri, Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut pertemuan Bank Sentral Indonesia yang diperkirakan akan menaikkan kembali tingkat suku bunga sebesar 25 bps, karena The Fed hanya menaikkan 50 bps. Hal ini tentu saja meringankan langkah Bank Indonesia dalam menaikkan tingkat suku bunganya, karena tekanan dari The Fed juga menjadi lebih terbatas.

“Secara dampak, tentu akan masih terasa kurang baik ketika tingkat suku bunga dinaikkan, tapi karena naiknya terbatas, hal ini akan meringankan dampak yang dihasilkan.  Meskipun penyesuaian merupakan salah satu langkah yang harus dilakukan. Yuk kita nantikan, sejauh mana pekan ke 4 ini mampu memberikan sentimen positif, ataukah justru pasar akan terperangkap dalam zona negatif?,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Senin (19/12/2022).

Pilarmas Investindo Sekuritas menmabahkan, di tengah tren pengembangan energi terbarukan, pemerintah secara resmi menyetujui adanya pengembangan tambang nuklir yang disinyalir akan digunakan sebagai bahan bakar pembangkit tenaga listrik. Hal ini sesuai dengan RUU energi baru terbarukan untuk menggantikan energi fosil yang dinilai memiliki emisi karbon yang rendah. Hal ini mendorong pemerintah untuk memberikan izin bagi pelaku bisnis untuk menambang bahan baku nuklir di Indonesia yang berupa uranium dan thorium hingga pengolahan mineral ikutan radioaktif hingga penyimpanannya.  

Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut, dibukanya izin pertambangan mineral radioaktif dipandang sebagai potensi baru pemanfaatan sumber daya alam dan pengembangan bisnis energi terbarukan ke depannya di tengah target zero emission. Hanya saja, yang perlu dihighlight yaitu faktor keselamatan dari penggunaan pembangkit listrik tenaga nuklir yang ditargetkan pada 2040 dapat dioperasikan. Di samping itu, kami melihat bahwa hal tersebut dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk mengembangkan senjata nuklir sebagaimana risiko geopolitik yang terus menjalar ke Asia.

“Apalagi, sekarang ini penggunaan senjata taktis nuklir menjadi skenario terburuk yang dapat digunakan dalam perang. Sehingga, Indonesia pun perlu menjaga ketahanan militer melalui pengembangan senjata nuklir,” jelas Pilarmas Investindo Sekuritas.

Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut lima saham ini malah bakal kasih untung saat IHSG diprediksi melemah. Kelima saham bakal kasih untung tersebut adalah SMGR, OKAS, BBNI, INDF, ANTM.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 8 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia