Kapan Gembok Saham Garuda (GIAA) Dibuka? Ini Jawaban Resminya
JAKARTA, investor.id - Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna menjelaskan perkembangan terkini mengenai suspensi saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA).
Dia menyatakan, Bursa telah melakukan penghentian perdagangan (suspensi) saham GIAA sejak sesi I perdagangan efek tanggal 18 Juni 2021 disebabkan oleh penundaan pembayaran kupon sukuk global.
“Berdasarkan perjanjian perdamaian antara perseroan dengan krediturnya, perseroan akan menerbitkan sukuk global baru dengan skema yang baru setelah adanya putusan pengesahan perjanjian perdamaian berkekuatan hukum tetap,” ungkap Nyoman kepada wartawan, Selasa (27/12/2022).
Dia menambahkan, dalam hal perseroan telah menerbitkan sukuk global baru dengan skema baru tersebut maka Bursa dapat mempertimbangkan pembukaan suspensi saham perseroan.
“Bursa juga akan melakukan review atas pemenuhan kewajiban perseroan sebelum pembukaan suspensi saham perseroan,” jelas Nyoman.
Secara terpisah, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyatakan, pihaknya mengejar agar semua syarat untuk suspensi saham dilepas bisa dipenuhi sebelum tutup tahun.
“Kita berharap bisa dalam beberapa hari ini, dan adalah juga kewajiban kita untuk memastikan untuk suspensi bisa dilepas ini bisa kita penuhi sebelum tutup tahun ini,” imbuh Irfan.
“Kami merasa tidak adil dengan suspensi yang begitu lama tapi mungkin ini juga baik untuk kita semua sehingga kita bisa punya fundamendal begitu nanti suspensinya dibuka. Stay tuned. Saya sendiri punya harapan besar bahwa dalam 1-2 hari ini bisa dipenuhi persyaratan kita dan kita akan sampaikan ke otoritas untuk memperkenankan mereka melepas suspensinya,” papar dia.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






