Jumat, 15 Mei 2026

ADB Danai Dharma Satya Nusantara (DSNG) Rp 224 Miliar

Penulis : Jauhari Mahardhika
27 Jan 2023 | 16:09 WIB
BAGIKAN
Aktivitas usaha PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG). (Foto: DSNG)
Aktivitas usaha PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG). (Foto: DSNG)

JAKARTA, investor.id – PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) atau DSN memperoleh fasilitas pendanaan sebesar US$ 15 juta atau setara Rp 224 miliar dari Asian Development Bank (ADB).

DSNG akan menggunakan dana tersebut untuk mengembangkan bisnis pengolahan produk kayu atau agroforestri yang berkelanjutan.

Lebih spesifik, dana berupa pinjaman itu dialokasikan untuk mengembangkan energi yang efisien, serta penghematan penggunaan air dan pengadaan pohon budidaya asli Indonesia, yaitu Sengon dan Jabon.

ADVERTISEMENT

“Bantuan ADB akan mempromosikan agroforestri yang berkelanjutan dan inklusif, mencegah deforestasi, dan mendukung keanekaragaman hayati, sambil menunjukkan bagaimana sektor swasta dapat meningkatkan pendapatan masyarakat desa dan ketahanan iklim melalui model pengadaan yang inovatif dan memberikan pelatihan kepada petani,” kata Spesialis Investasi Senior Departemen Operasi Sektor Swasta ADB Carine Donges dalam keterangan resmi, Jumat (27/1/2023).

Selain itu, terdapat bantuan teknis berupa dana hibah sebesar US$ 500 ribu yang dikelola oleh ADB, yang akan meningkatkan kapasitas praktik pertanian tahan iklim untuk sistem agroforestri yang kompleks

Dana hibah juga akan digunakan untuk memberikan literasi keuangan kepada sekitar 4.000 petani dan 1.200 perempuan.

“Kawasan ini menghadapi climate shock yang terus meningkat, yang berdampak pada penghidupan, pangan, air, dan kesehatan bagi jutaan orang, di mana kaum perempuan terkena dampak secara tidak proporsional,” jelas Carine.

Dia menegaskan, pembiayaan tersebut menunjukkan komitmen ADB dan DSNG dalam upaya mengurangi emisi karbon dan mencegah perubahan iklim di masa mendatang.

DSNG memanfaatkan bahan baku kayu dari Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat, dengan mayoritas Sengon dan Jabon yang dibudidayakan oleh petani kecil dan ditumpangsarikan dengan berbagai tanaman lain, diantaranya kopi, jagung, dan padi.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia