Jumat, 15 Mei 2026

Tancorp Milik Hermanto Tanoko Tambah Saham PEVE, BEI: kok Tak Ada di Prospektus?

Penulis : Thresa Sandra Desfika
30 Jan 2023 | 14:59 WIB
BAGIKAN
Seremoni pencatatan perdana saham PT Penta Valent Tbk (PEVE), Selasa (24/1/2023). (Ist)
Seremoni pencatatan perdana saham PT Penta Valent Tbk (PEVE), Selasa (24/1/2023). (Ist)

JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan kepada PT Penta Valent Tbk (PEVE) terkait pelepasan saham PEVE yang dilakukan oleh dua entitas kepada perusahaan milik Hermanto Tanoko, yakni PT Tancorp Mega Buana (TMB).

Dua entitas yang menjual saham PEVE adalah PT Maramakmur Selaras (MS) dan PT Multi Pidotama Mandiri (MPM). Di mana, MS melepas 7,98% saham PEVE dan MPM menjual 7,67% saham PEVE ke TMB pada 25 Januari 2023, atau selang sehari setelah pencatatan perdana PEVE di 24 Januari.

Permintaan penjelasan BEI terungkap dari keterbukaan informasi PEVE dalam menjawab permintaan tersebut pada Senin (30/1/2023).

ADVERTISEMENT

Direktur Penta Valent Franxiscus Afat Adinata Nursalim menyatakan, berdasarkan penjelasan yang diterima perseroan, alasan dan latar belakang PT Maramakmur Selaras (MS) dan PT Multi Pidotama Mandiri (MPM) melakukan penjualan sebagian saham yang dimiliki, yaitu masing-masing sekitar 7,98% dan 7,67%, kepada PT Tancorp Mega Buana (TMB) adalah untuk memperoleh dana untuk keperluan internal.

“Penjualan saham tersebut dilakukan kepada PT TMB, sebagai pihak pemegang saham pengendali, yang melakukan penambahan investasi saham di perseroan,” papar Franxiscus.

Dia menegaskan, MS dan MPM tidak berencana untuk melepaskan pemilikan saham MS dan MPM di perseroan secara penuh (full divestment).

BEI lalu penasaran kenapa rencana pelepasan tersebut tidak dimasukkan dalam prospektus.

Franxiscus menjelaskan, transaksi pelepasan saham tersebut tidak dimasukan dalam prospektus karena kesepakatan terkait transaksi pelepasan saham tersebut terjadi setelah prospektus perseroan diterbitkan dan transaksi tersebut tidak menyebabkan terjadinya perubahan pengendalian di perseroan, di mana TMB tetap merupakan pemegang saham pengendali perseroan.

“Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 11/POJK.04/2017, keterbukaan informasi atas transaksi pelepasan saham dari MS dan MPM serta pembelian saham oleh TMB telah dilakukan pada tanggal 25 Januari 2023,” paparnya.

Dia menambahkan, setelah transaksi pelepasan saham ini, MS dan MPM masih mempertahankan pemilikan sahamnya di perseroan masing-masing sekitar 12,24% dan 11,76%, dan sehubungan dengan hal tersebut MS dan MPM akan tetap berkomitmen untuk terus mendukung perseroan dalam mengembangkan usahanya, sehingga nilai perseroan akan permintaan penjelasan bursa dapat semakin bertumbuh bagi para pemegang saham perseroan.

Tancorp Mega Buana, perusahaan milik konglomerat Hermanto Tanoko, memborong 276.250.000 saham PT Penta Valent Tbk (PEVE). Direktur Utama Tancorp Mega Buana Belinda Natalia menjelaskan, transaksi dilakukan pada 25 Januari 2023 di harga Rp 204 per saham. Nilai transaksi total mencapai Rp 56,35 miliar.

“Setelah transaksi Tancorp menjadi memiliki 988.750.000 saham atau 56%,” papar Belinda dalam keterbukaan informasi.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia