Percepat Profitabilitas, GOTO Kaji Jual Aset Non-inti
JAKARTA, investor.id - PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengkaji untuk menjual aset dalam bentuk investasi di saham perusahaan non-inti untuk mempercepat meraih profitabilitas. Selain itu, perseroan akan menempuh sejumlah strategi untuk mencatatkan EBITDA positif.
“Opsi divestasi aset non-core akan dipertimbangkan secara seksama dari waktu ke waktu,” ujar Chief of Corporate Affairs Goto Nila Marita kepada Investor Daily, Minggu (5/2/2023).
Namun, dia menegaskan, langkah menuju profitabilitas tidak bergantung pada opsi divestasi aset non-inti. Seperti yang disampaikan dalam paparan kinerja beberapa waktu lalu, kondisi keuangan perseroan akan dapat secara sehat memenuhi kebutuhan Goto hingga mencatatkan EBITDA disesuaikan positif.
“Dalam percepatan langkah menuju profitabilitas, Goto akan terus fokus untuk mendorong pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan melalui produk dan layanan berkualitas, meningkatkan engagement dari konsumen setia, serta melakukan kegiatan bisnis secara lebih efisien,” papar dia.
Baca juga: Telkom (TLKM) Akan Suntikkan Dana Bertahap ke LinkAja
Di lain pihak, CLSA Sekuritas memprediksi Goto bisa menjual aset noninti senilai US$ 400. Hal ini masih berkaitan dengan upaya perseroan untuk mempercepat langkah menuju profitabilitas dan mengurangi cash burn.
“Goto telah mengurangi jumlah karyawan sebesar 14% pada kuartal IV-2022 dalam rangka meraih profitabilitas,” tulis CLSA dalam riset yang dikutip akhir pekan lalu.
Sebelumnya, Goto memastikan, penutupan JD.ID tidak berdampak material terhadap arus kas, margin kontribusi, atau EBITDA yang disesuaikan perseroan. Goto saat ini memegang 12,2% saham JD.ID, perusahaan e-commerce yang bakal berhenti beroperasi pada 31 Maret 2023.
Berdasarkan catatan harian BCA Sekuritas, nilai wajar investasi Goto di JD.ID mencapai Rp 886 miliar per September 2022. Goto kini berdiskusi dengan auditor untuk menerapkan penuh penurunan nilai (impairment) investasi di JD.ID.
Tren Bullish
Sementara itu, tren penguatan harga saham GOTO sepanjang tahun 2023 diprediksi oleh para analis dapat berlanjut. Bahkan, saham GOTO berpeluang naik ke Rp 150 sebagai titik support baru.
Riset teknikal BNI Sekuritas memperkirakan harga saham GOTO berada di fase bullish. Selama berada di atas Rp 101, peluang penguatan saham GOTO masih berlanjut.
Selain BNI Sekuritas, analis Samuel Sekuritas William Mahmudi mengatakan, pihaknya melihat peluang kenaikan harga saham GOTO dapat berlanjut. “GOTO breakout triangle di Rp 120 dengan marubozu. Antiispasi lanjut rally tutup gap Rp 150,” tulis William dalam laporan risetnya.
Lebih lanjut, William menilai, level support terdekat saham GOTO berada di Rp 117, sedangkan resisten I di Rp 128 dan selanjutnya resisten II di Rp 132.
Baca Juga:
Arah Pasar Saham Awal Pekan, Momen Cuan?Analis Kanaka Hita Solvera Raditya Krisna Pradana melihat adanya peluang saham GOTO tembus Rp 150. Radit melihat penguatan saham GOTO berhasil breakout resisten pentingnya di Rp 119-120 disertai dengan volume beli yang lebih besar.
“Selanjutnya GOTO diproyeksikan mengalami penguatan kembali ke level Rp 150 (menutup gap yang terbentuk). Apabila level Rp 150 berhasil tercapai, target penguatan selanjutnya ada di level Rp 185 yang juga merupakan resisten pentingnya saat ini," jelas Radit.
Sentimen yang sedang mendukung, ditambah upaya untuk memperbaiki fundamental, kata dia, menjadi katalis positif untuk harga saham GOTO. Secara teknikal saham GOTO masih berpeluang naik.
Sepanjang tahun ini, saham GOTO naik 36% ke level Rp 124. Alhasil, saham GOTO menjadi motor kenaikan indeks saham teknologi (IDX Sector Technology) sebesar 12,9%, jauh mengungguli indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) yang hanya naik 0,89% ke level 6.911.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






