Budi Hartono Bakal Rebut Kembali Takhta Orang Terkaya dari Low Tuck Kwong?
JAKARTA, investor.id – Jatuhnya harga saham-saham batu bara, termasuk PT Bayan Resources Tbk (BYAN), memicu penurunan kekayaan Low Tuck Kwong, orang terkaya nomor 1 di Indonesia.
Secara year to date (ytd), harga saham BYAN terpangkas 10,2% ke level Rp 18.850. Adapun dalam satu bulan terakhir, BYAN terkikis 5,4%. Pada perdagangan Jumat (10/2/2023), BYAN turun 1,9%.
Sementara itu, berdasarkan real-time billionaires list di Forbes, Jumat malam (10/2), kekayaan Low Tuck Kwong senilai US$ 26,4 miliar (Rp 401 triliun). Sebelumnya, kekayaan pemilik Bayan Resources itu sempat mencapai US$ 28,8 miliar.
Terpangkasnya harta Low Tuck Kwong tersebut membuka peluang bagi R. Budi Hartono, pendiri Grup Djarum – kelompok usaha yang mengendalikan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA – untuk kembali merebut takhta orang terkaya nomor 1 di Indonesia.
Saat ini, Budi Hartono menempati peringkat 2 dengan kekayaan sebesar US$ 24,2 miliar (Rp 367 triliun). Sebelumnya, Budi Hartono bertengger di peringkat 1, tapi disalip Low Tuck Kwong pada Desember 2022.
Adapun Michael Hartono, yang juga pendiri Grup Djarum, kini berada di peringkat 3 dengan kekayaan senilai US$ 23,2 miliar. Sebelumnya, Michael Hartono sempat menempati peringkat 2.
Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Muhammad Nafan Aji Gusta mengungkapkan, setelah berkibar tahun 2022, saham batu bara di Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi masuk fase konsolidasi tahun ini, seiring normalisasi harga emas hitam di pasar global.
“Coal sector masih dalam keadaan downtrend. Secara garis besar, investor mencermati peningkatan probabilitas resesi, sehingga memengaruhi penurunan permintaan di sektor komoditas, khususnya batu bara,” jelas Nafan kepada Investor Daily.
Berikut adalah daftar orang terkaya Indonesia berdasarkan real-time billionaires list di Forbes, Jumat malam (10/2/2023):
1. Low Tuck Kwong US$ 26,4 miliar
2. R. Budi Hartono US$ 24,2 miliar
3. Michael Hartono US$ 23,2 miliar
4. Sri Prakash Lohia US$ 7,9 miliar
5. Prajogo Pangestu US$ 5,5 miliar
6. Chairul Tanjung US$ 5,3 miliar
7. Djoko Susanto US$ 4,5 miliar
8. Tahir & keluarga US$ 4,3 miliar
9. Martua Sitorus US$ 3,2 miliar
10. TP Rachmat US$ 3,1 miliar
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






