Jumat, 15 Mei 2026

Februari, Tiga Perusahaan Gelar IPO Rp 328 Miliar

Penulis : Muhammad Ghafur Fadillah
13 Feb 2023 | 04:30 WIB
BAGIKAN
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Sebanyak tiga perusahaan, PT Teknologi Karya Digital Tbk, PT Hoffmen Cleanindo Tbk dan PT Mitra Pack Tbk, akan melepas saham kepada publik melalui skema penawaran umum perdana (initial public offering/IPO), Februari 2023. Total dana yang dihimpun dalam aksi korporasi ini mencapai Rp 328 miliar.

Pertama, calon emiten Teknologi Karya Digital Nusa (TRON) menawarkan sebanyak-banyak 750 juta saham atau 25,42% dengan nilai nominal saham sebesar Rp 20 per saham. Dalam aksi ini harga yang ditawarkan oleh perseroan kepada publik berkisar Rp 140-220. Dengan demikian, emiten berkode ticker TRON ini bakal meraih dana paling banyak Rp 165 miliar. Manajemen mempercayakan Surya Fajar Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi efek.

“Seluruh dana yang diperoleh dari IPO ini setelah dikurangi biaya biaya emisi akan dipergunakan sekitar 30% untuk belanja modal. Perseroan juga akan melakukan pengembangan sistem yang sejalan dengan ekspansi perseroan yang akan dimulai secara bertahap dari kuartal II-2023,” ungkap manajemen Teknologi Karya.

ADVERTISEMENT

Transaksi perluasan area operasional direncanakan akan dilakukan dengan pihak ketiga pada  Kuartal II-2023, sedangkan penambahan dan pengembangan sistem akan dilakukan dengan pihak ketiga pada kuartal III-2023. Masa penawaran awal/bookbuilding digelar pada 10-20 Februari 2023, perkiraan tanggal efektif 24 Februari, kemudian perkiraan masa penawaran umum 28 Februari-3 Maret. Lalu perkiraaan penjatahan 3 Maret, perkiraan distribusi saham 6 Maret serta perkiraan tanggal pencatatan 7 Maret.

Selanjutnya, PT Mitra Pack Tbk (PTMP) juga bersiap menggelar IPO sebanyak-banyaknya 800 juta saham atau 25,54%. Nilai nominalnya Rp 25 setiap saham dan dilepas ke publik dikisaran harga Rp 100-120. “Dengan begitu, Mitra Pack diproyeksikan meraih dana segar sebesar Rp 96 miliar dari IPO ini,” ujar manajemen Mitra Pack.

Dana yang diperoleh dari hasil IPO setelah dikurangi biaya-biaya emisi efek, 100% akan digunakan oleh perseroan untuk modal kerja. Rinciannya, untuk peningkatan persediaan barang regular semisal pembelian consumable, mesin printer, dan sparepart pengembangan pasar dalam hal perluasan pelanggan sewa di sektor penyewaan, penambahan dan pengembangan produk baru dan untuk pemasaran dan marketing.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah NH Korindo Sekuritas. Perseroan melaksanakan masa penawaran awal (bookbuilding) pada 7-9 Februari 2023. Perkiraan tanggal efektif 17 Februari 2023, perkiraan masa penawaran umum 21-24 Februari 2023. Kemudian, perkiraan tanggal penjatahan 24 Februari 2023. Kemu dian, perkiraan tanggal distribusi 27 Februari 2023 dan perkiraan tanggal pencatatan 28 Februari 2023.

Sementara itu, PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING) sebagai emiten ketiga pada bulan ini mantap menggelar IPO sebanyak 520 juta saham atau 20% dengan nilai nominal Rp 20 per saham.  Hoffmen bakal memperoleh dana segar Rp 67,6 miliar dari aksi yang dikawal NH Korindo Sekuritas Indonesia. 

Perseroan memulai penawaran umum pada 10-14 Februari 2023 dengan mematok harga Rp 130 per sahamnya. Harga yang dipatok ada di batas atas saat penawaran awal/bookbuilding yang di kisaran Rp115-130. Perseroan secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak 260 juta waran seri I yang diberikan gratis kepada para pemegang saham baru. Setiap 2 saham baru berhak memperoleh 1 waran seri I.

Hoffmen Cleanindo sekarang merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang jasa manajemen fasilitas yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan klien dengan jasa fasilitas yang  terintegrasi. Lima tipe jasanya adalah jasa kebersihan, jasa penyedia pengharum ruangan, jasa keamanan, jasa ketenagakerjaan, dan jasa manajemen parkir.

Masa penawaran umum Hoffmen Cleanindo dimulai sejak 10-14 Februari, tanggal penjatahan 14 Februari, lalu tanggal distribusi saham secara elektronik 15 Februari. Hoffmen dijadwalkan mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia 16 Februari. (fur)

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 20 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia