Jumat, 15 Mei 2026

Minggir! Perusahaan Batu Bara Prajogo Pangestu (CUAN) Mau IPO

Penulis : Thresa Sandra Desfika
16 Feb 2023 | 13:45 WIB
BAGIKAN
Prajogo Pangestu, (Ist)
Prajogo Pangestu, (Ist)

JAKARTA, investor.id - Perusahaan konglomerat Prajogo Pangestu, yakni PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) bersiap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 1,69 miliar saham atau 15,03%.

Nilai nominalnya Rp 200 per saham dan ditawarkan kepada publik di kisaran Rp 200-220 setiap unitnya. Karena itu, Petrindo membidik dana segara antara Rp 338-371,8 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Henan Putihrai Sekuritas dan BRI Danareksa Sekuritas.

Adapun pemegang saham Petrindo Jaya Kreasi saat ini adalah Prajogo Pangestu 99,999% dan Agus Salim Pangestu 0,001%.

ADVERTISEMENT

Dana yang diperoleh dari IPO akan digunakan oleh anak usaha PT Tamtama Perkasa (TP) sebagai modal kerja dan belanja modal yaitu termasuk untuk pembangunan intermediate stockpile (ISP) dan pembelian infrastruktur pendukungnya, seiring dengan meningkatnya produksi batu bara.

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk merupakan perusahaan induk yang menjalankan kegiatan usaha pertambangan mineral dan energi melalui entitas anak perusahaan, dan merupakan perusahaan afiliasi dari PT Barito Pacific Tbk (BRPT). Perseroan memiliki dua konsesi tambang batu bara di Kalimantan yang dikelola oleh entitas anak perusahaan.

Untuk prospek usaha ke depan, perseroan dan perusahaan anak akan berfokus pada kegiatan usaha yang dilakukan saat ini, yaitu usaha pertambangan batu bara termal kalori tinggi sebagai salah satu produsen batu bara termal dari Indonesia dengan kualitas yang sangat baik. Dalam menjalankan usahanya, perseroan dan perusahaan anaknya didukung dengan bisnis yang terintegrasi dari tambang hingga ke stockpile dan transshipment area sehingga memiliki kemampuan untuk memasok batu bara termal secara berkelanjutan.

Berikut jadwal sementara IPO Petrindo Jaya Kreasi (CUAN):

Masa penawaran awal: 17-22 Februari 2023

Perkiraan tanggal efektif: 28 Februari

Perkiraan masa penawaran umum: 2-6 Maret

Perkiraan tanggal penjatahan: 6 Maret

Perkiraan distribusi saham secara elektronik: 7 Maret

Perkiraan tanggal pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI): 8 Maret

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 51 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia