Nusantara Sawit (NSSS) juga Offering, Harga Rp 127/Saham plus Waran
JAKARTA, investor.id – PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) menggelar penawaran umum (offering) atas saham perdana perseroan mulai 2 Maret hingga 8 Maret 2023.
Nusantara Sawit menetapkan harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebesar Rp 127 per saham. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah BRI Danareksa Sekuritas, Mirae Asset Sekuritas, Sucor Sekuritas, dan Samuel Sekuritas.
Nusantara Sawit, perusahaan yang terafiliasi dengan Samuel Sekuritas, melepas sebanyak 3,56 miliar saham atau setara 15%. Dengan demikian, perseroan berpeluang meraih dana Rp 453,1 miliar dari hasil IPO.
“Penjatahan saham (selesai) pada 8 Maret 2023, distribusi pada 9 Maret 2023, dan tanggal pencatatan pada 10 Maret 2023,” ungkap manajemen Nusantara Sawit Sejahtera dalam pengumuman resmi, yang dikutip pada Kamis (2/3/2023).
Perseroan juga menerbitkan 1,78 miliar waran seri I. Waran diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru. Setiap pemegang 2 saham baru berhak memperoleh 1 waran, dimana 1 waran memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru.
Jangka waktu konversi waran menjadi saham tersebut selama 1 tahun 6 bulan, yaitu mulai 11 September 2023 hingga 11 September 2024. Harga pelaksanaan Rp 190. Dengan begitu, nilai transaksi dari konversi ini bisa mencapai Rp 338,9 miliar.
Sesuai rencana, setelah dikurangi biaya-biaya, emiten baru yang akan menggunakan kode saham NSSS tersebut mengalokasikan dana hasil IPO untuk membiayai pembangunan fasilitas produksi, pembiayaan penanaman baru, dan modal kerja anak usaha. Dana tersebut akan disalurkan melalui mekanisme penyertaan modal kepada anak usaha.
Adapun pemegang saham NSSS sebelum IPO adalah PT Mitra Agro Dharma Unggul 59,11%, Teguh Patriawan 17,12%, PT Nusantara Makmur Lestari 10,75%, Yantoni Kerisna 6,14%, Thomas Tampi 5%, dan PT Bina Palangka Makmur 1,88%.
Eunice M Satyono atau Miming Satyono selaku pemegang saham terbesar perseroan melalui kepemilikan sahamnya di PT Mitra Agro Dharma Unggul, merupakan pemilik manfaat NSSS.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





