Jumat, 15 Mei 2026

Rupiah Melemah di Tengah Penantian Hasil Revisi PP DHE

Penulis : Grace El Dora
3 Mar 2023 | 17:46 WIB
BAGIKAN
Uang rupiah. (Foto: ANTARA/Shutterstock)
Uang rupiah. (Foto: ANTARA/Shutterstock)

JAKARTA, investor.id – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan melemah, di tengah penantian pasar atas hasil revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Devisa Hasil Ekspor (DHE).

Rupiah pada Jumat (3/3) sore menurun 30 poin atau 0,20% ke posisi Rp 15.311 per dolar AS, dibandingkan posisi pada perdagangan sebelumnya atau Kamis (2/3) sore Rp 15.281 per dolar AS.

“Pemerintah Indonesia dikabarkan akan mengesahkan PP mengenai DHE yang wajib ditahan di dalam negeri selama tiga bulan,” kata analis ICDX Revandra Aritama saat dihubungi Antara di Jakarta, Jumat.

ADVERTISEMENT

Revisi aturan DHE dilakukan untuk memastikan devisa tetap berada di dalam negeri dan menekan isu kelangkaan dolar AS.

Menurut Revandra, jika revisi tersebut berjalan lancar dan peraturan baru segera diterbitkan, maka rupiah berpeluang dapat menghadapi tekanan dari dolar AS.

Pemerintah terus mempercepat finalisasi aturan baru DHE yang akan terbit sebentar lagi, dengan diikuti oleh Peraturan Menteri Keuangan (PMK) dan Peraturan Bank Indonesia (PBI).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya mengatakan penyempurnaan aturan devisa hasil ekspor (DHE) diperlukan untuk ketahanan sistem ekonomi Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian global.

Melalui aturan baru DHE, kata dia, devisa akan lebih lama bertahan di Indonesia. Dalam ketentuan baru tersebut, seluruh DHE akan masuk ke dalam sistem keuangan Indonesia dengan batas penyimpanan sebesar US$ 250.000.

Sementara itu Bank Indonesia (BI) telah meluncurkan instrumen operasi moneter Term Deposit Valuta Asing Devisa Hasil Ekspor (TD Valas DHE) yang berlaku efektif pada 1 Maret 2023.

Instrumen TD Valas DHE memfasilitasi penempatan DHE oleh eksportir di BI melalui bank yang ditunjuk (appointed bank) sesuai dengan mekanisme pasar. Instrumen tersebut bertujuan untuk mendorong serapan DHE guna mendukung stabilitas nilai tukar rupiah dan memperkuat perekonomian domestik.

Per 1 Maret 2023, untuk tahap awal, terdapat 20 bank yang ditunjuk yang dapat menempatkan dana nasabah eksportir DHE melalui TD Valas DHE di BI.

Di sisi lain, Revandra menuturkan rupiah tertekan imbas dari menanjaknya imbal hasil (yield) obligasi Amerika Serikat (AS). Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun kembali ke posisi 4%, setelah sebelumnya sempat menyentuh posisi ini pada Oktober 2022.

“Tingginya return dari obligasi ini berpotensi memicu capital outflow (dana asing keluar), sehingga isu kelangkaan dolar bisa kembali terjadi,” ujarnya.

Rupiah pada Jumat pagi melemah ke posisi Rp 15.300 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp 15.287 per dolar AS hingga Rp 15.326 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) BI pada Jumat merosot ke posisi Rp 15.306 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya Rp 15.273 per dolar AS.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia