Jumat, 15 Mei 2026

Masuk Bursa, Saham Emiten Prajogo Pangestu (CUAN) Langsung Terbang 24,55%

Penulis : Thresa Sandra Desfika
8 Mar 2023 | 09:10 WIB
BAGIKAN
Seremoni pencatatan perdana saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) pada Rabu (8/3/2023). (Ist)
Seremoni pencatatan perdana saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) pada Rabu (8/3/2023). (Ist)

JAKARTA, investor.id - Perusahaan Prajogo Pangestu yang mengelola anak usaha tambang batu bara, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melakukan pencatatan perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (8/3/2023).

Pada perdagangan sesi I perdananya, CUAN dibuka melejit 24,55% ke Rp 274. Di sekitar menit ke-5 sesi I, posisi saham CUAN masih berada di Rp 274.

Perseroan mencatatkan total 11.241.890.000 saham yang terdiri atas 9.551.890.000 saham milik pendiri dan 1.690.000.000 saham penawaran umum perdana (initial public offering/IPO). Saham CUAN dicatatkan di papan utama.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, CUAN menggelar IPO dengan melepas 1,69 miliar saham biasa dengan harga penawaran Rp 220 per unit. Dengan demikian, market cap CUAN berdasarkan harga IPO mencapai Rp 2,47 triliun.

Dalam keterangan resmi, manajemen CUAN menyatakan bahwa perseroan berhasil meraih total pendanaan sebesar Rp 371,8 miliar atau setara dengan 15,03% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Penggunaan dana dari hasil IPO ini akan difokuskan untuk pengembangan bisnis PT Tamtama Perkasa, anak usahanya yang merupakan produsen batu bara termal dengan kualitas kalori tinggi di Indonesia.

Perusahaan juga mencatat kelebihan permintaan (oversubscribed) sebesar 48,85 kali dari porsi pooling yang ditawarkan ke publik.

“Kami sangat menghargai antusiasme yang besar dari masyarakat untuk berpartisipasi dalam debut pertama kami di pasar modal sehingga IPO kami terserap seluruhnya oleh pasar. Ini menunjukkan optimisme dan kepercayaan publik terhadap perkembangan bisnis pertambangan yang semakin memperlihatkan tren pertumbuhan yang baik,” ungkap Direktur Utama CUAN Michael, Rabu (8/3/2023).

“ Melalui anak usaha kami PT Tamtama Perkasa, kami berkomitmen  menjalankan bisnis pertambangan batu bara berkelanjutan yang mampu menciptakan nilai tambah bagi kemajuan industri nasional sehingga dapat terus berkontribusi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,” sambungnya.

Perusahaan memperoleh surat pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan pada 28 Februari 2023, melakukan masa penawaran umum pada 2-6 Maret 2023, dan resmi mencatatakan sahamnya di BEI pada 8 Maret 2023. Perusahaan menunjuk Henan Putihrai Sekuritas dan BRI Danareksa Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek sekaligus penjamin emisi efek dengan kesanggupan penuh terhadap IPO.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia