Kamis, 14 Mei 2026

Waspada Capital Outflow, Ajaib Sekuritas Sebut Tiga Saham Calon Cuan  

Penulis : Indah Handayani
17 Mar 2023 | 04:40 WIB
BAGIKAN
Investor memantau pergerakan saham. (B Universe Photo/David Gita Roza)
Investor memantau pergerakan saham. (B Universe Photo/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih mengatakan kebijakan BI menahan suku bunga tetap pada level 5,75% tidak hanya memberikan dampak positif saja, tapi juga dampak negatif. Salah satunya adalah membuat capital outflow di pasar ekuitas. Meski capital outflow diprediksi masih akan berlanjut, ada tiga saham calon cuan dan berikut trading plan-nya.

Ratih Berdasarkan keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 15-16 Maret 2023 menetapkan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) tetap pada level 5,75%. Kebijakan menahan suku bunga tersebut menjadi kedua kalinya sejak BI menaikkan suku bunga secara berurutan mulai Agustus 2022.

“Hingga saat ini kenaikan suku bunga di level 5,75% menjadi yang tertinggi sejak Juli tahun 2019,” tulis Ratih dalam risetnya, Kamis (16/3/2023).

ADVERTISEMENT

Menurut ratih, terdapat beberapa alasan yang membuat BI menahan suku bunga, diantaranya inflasi secara bulanan mulai melambat pada Februari 2023 sebesar 0,16% MoM dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 0,34% MoM. Inflasi inti juga menurun menjadi 3,09% YoY dibandingkan pada bulan Januari 2023 sebesar 3,27% YoY. Serta, BI telah meminimalisir resiko penurunan mata uang rupiah di tengah ketidakpastian ekonomi global melalui skema operasi moneter valas Devisa Hasil Ekspor (DHE) berupa Term Deposit (TD) valas DHE.

“Skema ini bertujuan untuk menghimpun lebih banyak DHE, sehingga stabilitas perekonomian domestik kian solid dari risiko volatilitas ekonomi global, serta nilai tukar rupiah tetap terjaga,” tambahnya.

Tidak hanya itu, lanjut dia, kebijakan menahan suku bunga berpotensi meningkatkan konsumsi masyarakat, sehingga pertumbuhan ekonomi masih dapat terakselerasi. Adapun penyaluran kredit  juga diharapkan tetap tumbuh lebih tahun ini.

Namun, Ratih menegaskan, selain memberikan dampak positif, terdapat sentimen negatif dari kebijakan menahan suku bunga di level tersebut, diantaranya Bank Sentral Eropa (BoE) dan Amerika Serikat (The Fed) masih memberikan sinyal hawkish atas kebijakan moneter akibat inflasi yang masih jauh dari target, sehingga kebijakan tersebut akan berpotensi menyebabkan capital outflow di pasar keuangan domestik, salah satunya di pasar ekuitas. 

Ratih juga menyebut, meskipun terdapat kebijakan TD Valas DHE, BI harus memberikan suku bunga valas yang kompetitif di era tingkat suku bunga tinggi pada beberapa negara. Alhasil, nilai tukar rupiah dapat terjaga dan meminimalisir dampak imported inflation.Setelah BI mengumumkan tingkat suku bunga, pasar ekuitas domestik mengalami koreksi. Pasalnya, kebijakan tersebut berpotensi menyebabkan capital outflow yang tercermin perdagangan Kamis (16/3/2023).

“IHSG terkoreksi 0,94% di level 6.565. Investor asing mencatatkan jual bersih di pasar reguler sebesar Rp 705,8 miliar,” tambahnya.

Lebih lanjut Ratih mengatakan, selama tiga hari beruntun IHSG mengalami penurunan, dimana selama periode 13-16 Maret 2023 terkoreksi 2,94%. Selain katalis domestik, penurunan juga diakibatkan oleh kekhawatiran akan potensi melemahnya pasar keuangan Amerika Serikat akibat Silicon Valley Bank (SVB) dan Signature Bank. Adapun masalah likuiditas Credit Suisse di Eropa juga berpotensi memberikan spillover effect ke pasar keuangan global.

“Sehingga pelaku pasar cenderung menghindari aset berisiko,” papar Ratih.

Meski capital outflow diperkirakan masih akan berlanjut, Ratih menyebut ada tiga saham calon cuan dan berikut trading plan-nya, yaitu

BBRI

Rekomendasi: Buy di area Rp4.730

Target harga: pada resistance di level Rp4.860

Cut loss: apabila break support di level harga Rp4.670

TBIG

Rekomendasi: Buy di area Rp2.120

Target harga: pada resistance di level Rp2.250

Cut loss:  apabila break support di level harga Rp2.050.

CMRY

Rekomendasi: di area Rp4.620

Target harga: pada resistance di level Rp4.840

Cut loss: apabila break support di level harga Rp4.400.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 10 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 28 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 58 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 1 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia