BEI dan Hipka Dorong UMKM Masuk Pasar Modal
JAKARTA, Investor.id - Himpunan Pengusaha Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Hipka) menargetkan sebanyak dua anggota bisa menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham setiap tahun. Seiring dengan itu, Hipka bekerja sama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk merealisasikan target itu sekaligus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masuk pasar modal.
Hal tersebut sejalan dengan upaya pemerintah yang sedang menjaga tren pemulihan ekonomi domestik. Direktur Utama BEI Iman Rachman dan Ketua Umum Hipka Kamrussamad meneken penandatanganan kerja sama itu di main hall BEI, Jakarta, Jumat (17/3/2023).
"Jumlah investor di pasar modal di Indonesia dalam lima tahun terakhir meningkat 9,7 kali lipat dan jumlah investor saham meningkat tujuh kali. Sebagai gambaran, jumlah investor di pasar modal Indonesia mencapai 10, 5 juta, di mana investor saham mencapai 4,4 juta," ujar Iman Rachman.
Menurut Imam, jumlah investor pasar modal yang terus naik dipicu gencarnya edukasi serta kemudahan akses yang ditunjang oleh perkembangan teknologi.
Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah investor pasar modal sepanjang 2022 tercatat 10,31 juta orang, meningkat 37,68% dibandingkan 2021 sebanyak 7,49 juta.
Jumlah investor pasar modal tersebut mengacu pada jumlah single investor identification (SID). Dalam lima tahun terakhir, emiten tercatat mencapai 850, dengan rata-rata 50 emiten baru tiap tahunnya.
"Melalui kerja sama dengan Hipka, diharapkan semakin bertambah perusahaan baru yang akan tercatat di BEI," papar Iman.
Wakil Ketua Umum Bidang Investasi dan Keuangan Hipka Yana Aditya mengatakan, anggota HIPKA yang akan melakukan IPO diutamakan berfundamental baik dan memiliki kemampuan untuk mencapai laba. Semester II-2023, maksimal ada dua perusahaan anggota Hipka yang menggelar IPO.
"Anggota Hipka berada di semua lapisan usaha dan berada di berbagai sektor. Yang sedang kami dorong adalah anggota yang masuk ke dalam ketentuan IPO BEI," kata Yana.
Bendahara Umum Hipka Mohammad Rafil Perdana mengatakan, guna dapat membantu anggota dalam mengakselerasi pengembangan bisnis, Hipka akan menyediakan infrastruktur menuju IPO, sosialisasi, edukasi dan pendampingan.
"Hipka mencoba untuk mengambil peran penting dengan memberikan mentoring terhadap perusahaan UMKM melalui beberapa tahapan, salah satunya melalui sekolah pasar modal, yang bertujuan untuk membekali para pelaku UMKM dalam menata manajemen perusahaan," papar Rafil.
Tak lupa, Rafil menyebut anggota Hipka harus mematuhi aturan perundangan yang berlaku, khususnya penyajian laporan keuangan seperti sesuai Survei Persepsi Anti Korupsi (SPAK).
Program sekolah pasar modal yang akan digelar HIPKA terdiri dari pendalaman materi mengenai peraturan-peraturan, baik peraturan IPO maupun peraturan pencatatan. Selain itu, terdapat pendalaman materi terkait persiapan perusahaan dari sisi legal dan akuntansi, struktur penawaran umum dan lain sebagainya, yang berkenaan dengan persiapan proses IPO.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






