Jumat, 15 Mei 2026

Penggalangan Dana di Pasar Modal Sentuh Rp 48 Triliun

Penulis : Muhammad Ghafur Fadillah
21 Mar 2023 | 04:00 WIB
BAGIKAN
Patung Banteng Wulung di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta.  Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Patung Banteng Wulung di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, investor.id - Hingga 17 Maret 2023, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, penggalangan dana di pasar modal melalui efek bersifat utang (EBUS), rights issue, dan ekuitas mencapai Rp 48,4 triliun. 

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, BEI telah mengantongi rencana penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham 33 perusahaan. Perinciannya, empat perusahaan aset skala kecil di bawah Rp 50 miliar, kemudian 15 perusahaan aset skala menengah Rp 50-250 miliar, dan 14 perusahaan aset skala besar di atas Rp 250 miliar.

Kemudian, sebanyak lima perusahaan bergerak di sektor basic materials, delapan perusahaan consumer cyclicals, dua perusahaan consumer non-cyclicals, tiga perusahaan keuangan, dan satu perusahaan kesehatan. Lalu, satu perusahaan dari sektor industrials, satu perusahaan infrastruktur, tiga perusahaan properti, empat perusahaan teknologi, serta lima perusahaan transportasi dan logistik.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, hingga 17 Maret 2023, sebanyak 27 perusahaan telah mencatatkan saham di BEI, dengan dana yang dihimpun Rp 12,5 triliun. Selain penggalangan dana melalui ekuitas, hingga saat ini, telah diterbitkan 19 emisi dari 18 penerbit EBUS dengan perolehan dana Rp 22,5 triliun.

Ke depan, terdapat 16 emisi dari 14 penerbit EBUS dengan klasifikasi satu perusahaan basic materials, dua perusahaan consumer noncyclicals, satu perusahaan energi, lima perusahaan keuangan, dua perusahaan industri, satu perusahaan infrastruktur, satu perusahaan property, dan satu perusahaan di sektor yang belum ditentukan.

Masih di periode yang sama, sebanyak 14 perusahaan telah menggelar rights issue dengan total nilai Rp 13,4 triliun. Dalam pipeline BEI, masih terdapat 20 perusahaan yang antre menggelar rights issue, di antaranya satu perusahaan sektor basic materials, empat perusahaan  sektor consumer cyclicals, tiga perusahaan sektor consumer noncyclicals,  dua perusahaan energi, dan delapan perusahaan keuangan.

“Ada juga dua perusahaan sektor teknologi dan  perusahaan dari sektor transportasi dan logistik,” kata dia, Senin (20/3/2023). 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 28 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia