Jumat, 15 Mei 2026

Indomobil Grup Salim (IMAS) Raih Pendapatan Rp 25,5 T, dari Rugi Jadi Untung!

Penulis : Thresa Sandra Desfika
3 Apr 2023 | 15:42 WIB
BAGIKAN
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memperkenalkan produk terbaru dengan nama legendaris, Suzuki Grand Vitara, di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023. Ist
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memperkenalkan produk terbaru dengan nama legendaris, Suzuki Grand Vitara, di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023. Ist

JAKARTA, investor.id - Entitas Grup Salim, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) mencatatkan pendapatan neto Rp 25,58 triliun sepanjang 2022. Raihannya melesat 33,4% dari Rp 19,17 triliun pada 2021.

Dalam laporan keuangan yang berakhir 31 Desember 2022, perseroan membukukan pula beban pokok pendapatan Rp 20,37 triliun, dari sebelumnya Rp 15,48 triliun. Laba kotor meningkat dari Rp 3,69 triliun menjadi Rp 5,2 triliun.

Terdapat beban penjualan Rp 1,83 triliun, beban umum dan administrasi Rp 1,75 triliun, beban operasi lain Rp 291,7 miliar, dan pendapatan operasi lain Rp 667,93 miliar. Alhasil laba usaha sebesar Rp 1,99 triliun, lebih besar dari Rp 1,31 triliun di 2021.

ADVERTISEMENT

Indomobil mencetak laba tahun berjalan sebesar Rp 562,55 miliar, berbanding terbalik dari 2021 dengan catatan rugi tahun berjalan Rp 255,34 miliar.

Adapun laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 443,49 miliar, dari rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 264,77 miliar.

Laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di 2022 Rp 111,03. Sebelumnya rugi per saham dasar Rp 66,29.

Sementara itu, total aset per 31 Desember 2022 melesat jadi Rp 57,44 triliun, dari sebelumnya Rp 51,02 triliun. Sedangkan total liabilitas meningkat dari Rp 38,17 triliun menjadi Rp 43,27 triliun per akhir Desember tahun lalu.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia