Telkom (TLKM) Bakal Guyur Pemegang Saham dengan Dividen Jumbo!
JAKARTA, investor.id – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) berencana mengusulkan pembagian dividen sebesar Rp 16-20 triliun atau setara 65-80% dari total laba bersih operasi tahun 2022 yang mencapai Rp 25,8 triliun.
SVP Corporate Communication & Investor Relation Telkom Ahmad Reza menyebutkan bahwa rasio dividen Telkom berkisar 65% sampai 80% tergolong bagus, mengingat kondisi pasar juga sudah kembali membaik.
"Tren harga saham TLKM juga mulai menanjak. Mungkin, terlihat dari angkanya investor asing sudah ada yang beli. Jadi, Fixed Mobile Convergence (FMC) ini salah satu yang bagus bagi industri telekomunikasi," kata Reza, yang dikutip pada Minggu (9/4/2023).
Reza pun berharap, proyek FMC dapat berjalan bukan semata-mata untuk mengejar profitabilitas, tetapi lebih daripada itu sebagai upaya Telkom untuk mengembangkan jaringan hingga menembus pelosok Indonesia dan wilayah Indonesia bagian Timur lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, VP Investor Relation Telkom Edwin Sebayang menambahkan bahwa dividen kali ini akan bersumber dari perolehan laba bersih operasi perseroan yang berhasil mencetak kenaikan sebesar 7,7%.
"Jadi, kalau para analis itu melihatnya dari laba bersih operasi yang tahun 2022 lalu mencapai Rp 25,8 triliun dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp 24 triliun. Jadi, itu yang membuat kami optimistis dividen lebih bergerak ke kanan atau ke level 80%," tambah Edwin.
Dia berharap, dividen tahun buku 2022 tersebut akan mendekati dividen tahun 2020 sekitar Rp 168 per saham. Dengan kata lain, dividen tahun buku 2022 tidak akan lebih kecil dari tahun 2021 yang sebesar Rp 150 per saham.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






