Multi Makmur Lemindo (PIPA) Masuk Bursa, Sahamnya Melambung 34%
JAKARTA, investor.id - Produsen pipa PVC, PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 April 2023.
Pada perdagangan sesi I perdananya di pasar sekunder, saham PIPA dibuka terbang ke Rp 135 dan terus berlanjut hingga membentur batas auto reject atas (ARA) ke Rp 141, atau melesat 34,29%. Posisi Rp 141 masih bertahan selama dipantau hingga menit ke-15 sesi pertama.
Sebelumnya, PIPA melepas 925.000.000 saham ke publik atau setara dengan 27,01% melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dengan harga Rp 105 per saham. Total peraihan dana IPO sebesar Rp 97,12 miliar.
Bersamaan dengan hal tersebut, perseroan juga menerbitkan waran seri I yang menyertai saham baru yang diberikan secara cuma-cuma bagi para pemegang saham baru dengan rasio 10:9 atau sejumlah 832.500.000 waran seri I serta harga pelaksanaan yang ditetapkan sebesar Rp 110.
Direktur Utama PIPA, Junaedi mengungkapkan, dana hasil IPO akan digunakan untuk pembangunan pablik baru di tanah seluas 10.952 m2 di Cikande, Serang, Banten dan ke depannya seluruh kegiatan produksi perseroan akan berpusat di lokasi tersebut.
“Dengan memusatkan kegiatan produksi perseroan ke Cikande selain akan meningkatkan kapasitas dan varian produk pipa PVC, proses produksi perseroan akan menjadi lebih efisien dan semakin maksimal,” paparnya, Senin (10/4/2023).
Selain itu, lanjutnya, penggunaan dana tersebut juga akan dipergunakan untuk memperluas jaringan distribusi material dan bahan bangunan, terutama di area Kalimantan di mana peningkatan permintaan akan dipicu dengan adanya proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






