Indihome Masuk Telkomsel, EBITDA Malah Turun Dalam
JAKARTA, investor.id - Setelah dipisah (spin-off) PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) ke PT Telkomsel, Indihome diprediksi membukukan penurunan EBITDA menjadi Rp 4,6 triliun tahun 2023, dibandingkan 2022 sekitar Rp 14 triliun. Sebab, Indihome harus mengeluarkan biaya untuk menggunakan jaringan Telkom.
Berdasarkan laporan riset Mandiri Sekuritas (Mansek), belum lama ini, Telkom dan Telkomsel telah meneken sejumlah perjanjian, seperti wholesale service agreement (WSA). Dengan begini, Telkomsel tetap dapat menggunakan jaringan Telkom, termasuk untuk Indihome.
Namun, Telkomsel harus mengeluarkan biaya Rp 19,7 triliun untuk menggunakan jaringan Telkom. Jumlah ini setara 61% pendapatan Indihome, sehingga bakal menggerus margin EBITDA. Ke depan, manajemen memprediksi porsi WSA ke pendapatan Indihome turun menjadi 53% selama 2026-2027.
Adapun tahun ini, biaya WSA, tulis Mansek, bakal menggerus EBITDA Indihome menjadi Rp 4,6 triliun, setara 16% margin EBITDA, turun dalam dibandingkan 2020-2022 berkisar 79-82%. “Seiring dengan itu, EV/EBITDA Indihome tahun ini diestimasi sebesar 12,7 kali,” tulis Mansek.
Sementara itu, Mirae Asset Sekuritas mencatat, aset Indihome sebesar Rp 16 triliun masih berada di Telkom, sehingga Indihome harus menyewa kembali (lease back) aset itu dalam skema WSA. Aset ini terdiri atas fixed broadband core service provision (TSA 1) and IT system service provision (TSA 2).
Ini sejalan dengan rencana Telkom mengonsolidasikan aset infrastruktur ke dalam satu entitas bernama InfraCo. Implementasi ini ditargetkan berlangsung semester II tahun ini. Ini akan mendiversifikasi pendapatan Telkom, karena perseroan juga bisa menyewakan jaringan ini ke operator lain.
Di sisi lain, berdasarkan kalkulasi Mirae, Telkomsel akan diuntungkan oleh kenaikan pendapatan dari masuknya Indihome. Valuasi perusahaan ini juga membengkak menjadi Rp 380 triliun, 89% dari market cap Telkom, dengan asumsi harga saham Rp 4.300.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






