Jumat, 15 Mei 2026

Jor-joran! Dividen Mitratel (MTEL) Capai 99%, Ada Bonusnya

Penulis : Jauhari Mahardhika
14 Apr 2023 | 19:57 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Menara Mitratel.
Ilustrasi Menara Mitratel.

JAKARTA, investor.id – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel menyetujui pembagian dividen tunai sebesar 70% plus dividen spesial 29%, sehingga totalnya mencapai 99% dari laba bersih 2022.

“Dari 70% untuk tahun buku 2022, kami tambahkan bonus 29%. Totalnya 99%,” kata Direktur Investasi Mitratel Hendra Purnama, seperti dikutip Antara, di Jakarta, Jumat (14/4/2023).

Anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) tersebut berencana menyetor dividen paling lama satu bulan setelah RUPST. Diperkirakan sebelum 17 Mei 2023. Nilainya sebesar Rp 1,76 triliun.

ADVERTISEMENT

Para investor diperkirakan bakal memperoleh total dividen sekitar Rp 21,1 per saham, yang terdiri atas dividen tahunan sekitar Rp 14,9 per saham dan dividen spesial Rp 6,19 per saham.

Tahun lalu, emiten berkode saham MTEL ini mengantongi laba bersih Rp 1,78 triliun, melonjak 29,25% dibandingkan tahun 2021 yang sebesar Rp 1,38 triliun. Pendapatan mencapai Rp 7,73 triliun, naik 12,51% dari Rp 6,87 triliun.

Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko mengatakan bahwa pembagian dividen tunai tersebut sebagai bentuk komitmen Mitratel untuk memberikan nilai terbaik kepada para pemegang saham. MTEL juga akan terus meningkatkan kinerjanya.

Tahun ini, MTEL mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp 7 triliun untuk menunjang rencana pengembangan usaha organik dan anorganik, yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja perusahaan. “Pendapatan perseroan tahun ini ditargetkan tumbuh 11% (yoy),” ujar Teddy, sapaan akrabnya.

Untuk melanjutkan pertumbuhan kinerja positif tahun ini, dia mengatakan bahwa MTEL telah menyusun strategi pengembangan ekosistem menara dengan terus menjaga pertumbuhan bisnis organik, ekspansi layanan pada ekosistem menara, dan menangkap peluang anorganik.

Teddy menyatakan bahwa rencana bisnis tersebut menegaskan MTEL sebagai perusahaan solusi infrastruktur digital (Digital InfraCo) terbesar yang independen, lantaran memiliki menara telekomunikasi terbanyak yaitu sebanyak 35.418 unit, serta dilengkapi layanan pendukung digital dalam ekosistem menara seperti Tower Fiberization, Power-as-a-service, dan infrastructure-as-a-service untuk mendukung peningkatan layanan dari operator seluler.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 27 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia