Jumat, 15 Mei 2026

Saham BBRI All Time High, tapi Target Harga Masih Jauh   

Penulis : Harso Kurniawan
15 Apr 2023 | 07:00 WIB
BAGIKAN
Karyawan memotret monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR
Karyawan memotret monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

JAKARTA, Investor.id - Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI menyentuh level tertinggi sepanjang masa (all time high) pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/4/2023). Saham BBRI ditutup naik Rp 95 (1,91%) ke level Rp 5.075, dengan rentang pergerakan Rp 5.000-5.100.

Namun, potensi kenaikan harga saham BBRI masih bisa berlanjut. Alasannya, target harga yang dipasang beberapa broker masih jauh dari harga saat ini.

Contohnya, Trimegah Sekuritas merekomendasikan buy saham BBRI dengan target harga Rp 6.200. Alasannya, penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) mulai berakselerasi memasuki Maret 2023 dan pertumbuhan Kupedes mencapai dua digit.

ADVERTISEMENT

Dalam pandangan Trimegah, kenaikan suku bunga acuan bisa dihadapi BRI dengan menaikkan suku bunga kredit. Per Februari 2023, imbal hasil aset BRI mencapai 9%, biaya dana 2,6%, sedangkan margin bunga bersih (net interest margin/NIM) 6,8%.

Secara umum, analis Trimegah Sekuritas Adi Prabowo dan Amyra Ibrahim menyatakan, perbankan Indonesia kebal terhadap imbas krisis Silicon Valley Bank (SVB) di Amerika Serikat (AS). Alasannya, Bank Indonesia tidak mengerek suku bunga acuan setinggi bank sentral AS, The Federal Reserve. Hingga kini, BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) hanya naik 225 basis points (bps), sedangkan Federal Funds Rate (FFR) 475 bps.

Dari sisi kinerja, mereka memprediksi pertumbuhan kredit perbankan akan berakselerasi memasuki Maret 2023, karena dunia usaha membutuhkan modal untuk memenuhi lonjakan permintaan pada periode Lebaran. Itu artinya, hasil kinerja keuangan perbankan tetap solid, dari sisi kualitas aset, rasio-rasio, dan laba bersih.

Trimegah memilih BMRI sebagai saham pilihan sektor perbankan dengan rekomendasi buy dan target harga Rp 11.800. Alasannya, kinerja keuangan Bank Mandiri masih sangat solid berkat likuiditas kuat.

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 23 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 27 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia