Jumat, 15 Mei 2026

Wah, Perusahaan Pembiayaan Boy Thohir-Jerry Ng (BFIN) Untung Gede!

Penulis : Prisma Ardianto
26 Apr 2023 | 21:01 WIB
BAGIKAN
Garibaldi 'Boy' Thohir. (B-Universe Photo/Primus Dorimulu)
Garibaldi 'Boy' Thohir. (B-Universe Photo/Primus Dorimulu)

Namun, Sudjono mengakui, situasi masih cukup menantang dengan kebijakan bank sentral dalam menaikkan suku bunga acuan, yang dilanjutkan dengan penutupan beberapa bank di Amerika Serikat. Tetapi, hal tersebut tidak berdampak banyak terhadap industri perbankan dan pembiayaan di Tanah Air.

Sebaliknya, peningkatan aktivitas perekonomian nasional tercermin dari kenaikan sisi konsumsi dan investasi serta diperkuat keputusan pemerintah untuk mengakhiri tanggap darurat pandemi. Optimisme ini juga tergambar dari tetap tingginya permintaan pembiayaan baru, yang diikuti dengan likuiditas perbankan dan pasar modal yang baik.

Dia mengungkapkan, sederet sentimen itu berpengaruh positif pada pertumbuhan pembiayaan maupun sumber pendanaan BFIN. Indikator tersebut turut mendukung pertumbuhan portofolio pembiayaan pada semua segmen produk BFIN.

ADVERTISEMENT

Hingga kuartal I-2023, BFIN mengelola piutang pembiayaan bersih Rp 21,4 triliun atau tumbuh 45% (yoy). Pertumbuhan skala bisnis ini pun masih diikuti kualitas pembiayaan yang terjaga moderat, dengan rasio non performing financing (NPF) bruto di level 1,06% dan NPF neto 0,43%, serta cakupan penyisihan 3,8 kali.

"BFI Finance terus melanjutkan tren positif pada 2023. Kami optimis dapat melanjutkan tren ini dengan tetap menjaga kualitas aset yang baik dan pencadangan yang memadai, sambil melanjutkan proses transformasi bisnis dan mitigasi risiko melalui tata kelola yang baik," jelas Sudjono.

Untuk mengamankan kebutuhan modal kerja selama tahun ini, BFIN telah melakukan penandatanganan perjanjian kredit dengan beberapa bank terkemuka di Tanah Air. Selain itu, perseroan kembali menerbitkan obligasi sebagai salah satu sumber pendanaan setelah sempat vakum pada tahun lalu.

Inisiatif tersebut ikut didukung oleh peningkatan pemeringkatan obligasi BFIN yang diterbitkan oleh lembaga pemeringkat PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch), dari A+ menjadi AA- dengan outlook stabil. Hasilnya, BFIN telah menerbitkan obligasi berkelanjutan sebanyak dua kali dengan nilai emisi sebesar Rp 2,7 triliun, yang juga didukung oleh derasnya likuiditas perbankan.

"Obligasi BFIN tersebut masing-masing PUB V tahap III sebesar Rp 1,1 triliun dan PUB V tahap IV sebesar Rp 1,6 triliun. Hal ini membantu mengamankan posisi likuiditas perusahaan," ujar Sudjono.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 10 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 20 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia