Jumat, 15 Mei 2026

Cetak Margin Kontribusi Positif, Sejumlah Analis Ini Apresiasi Kinerja GOTO Kuartal I-2023

Penulis : Parluhutan Situmorang
28 Apr 2023 | 10:29 WIB
BAGIKAN
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Ilustrasi/Perseroan)
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, Investor.id - Keberhasilan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatat peningkatan profitabilitas hingga mencetak margin kontribusi pada kuartal I-2023 mendapatkan sambutan positif dari sejumlah anais.

Analis Mandiri Sekuritas menyebutkan, realisasi kinerja keuangan GOTO kuartal I-2023 mengungkapkan bahwa target breakeven EBITDA pada kuartal IV-2023 kian mudah dijangkau. Apalagi seluruh segmen bisnis perseroan menunjukkan perbaikan hingga akhirnya GOTO mencatatkan margin kontribusi positif.

Pencapain breakeven, menurut Mandiri Sekuritas, juga ditunjukkan peningkatan take rates menjadi 4% yang berimbas terhadap lonjakan pendapatan kotor dan bersih perseroan. Peningkatan tertinggi dicatatkan segmen on demand services menjadi gross take rates 21,7% dan net take rate sebesar 10,3%.

ADVERTISEMENT

Sedangkan gross take rates segmen e-commerce dengan naik menjadi 3,6% dan net take rates juga tumbuh ke 2,2%. Sebaliknya gross take rates fintech relatif mendatar dengan net take rates 0,4%.

Berdasarkan laporan keuangan GOTO tersebut, Mandiri Sekuritas mengungkap bahwa jalan menuju EBITDA disesuaikan impas pada kuartal IV-2023 kian terbuka.

Pandangan positif terhadap realisasi kinerja keuangan GOTO juga datang dari analis BRI Danareksa Sekuritas Niko Margaronis. Menurut dia, pencapaian tingkat profitabilitas GOTO pada kuartal I-2023 lebih tinggi dibandingkan ekspektasi.

“Kami juga menilai bahwa rugi bersih GOTO juga lebih baik pada kuartal I-2023, dibandingkan perkiraan semula. Dengan demikian, kami mempertahankan buy saham GOTO dengan target harga Rp 150,” terangnya.

Begitu juga dengan analis Bernstein Venugopal Garre dan Ankit Agrawal. Menurut mereka, perbaikan profitabilitas perseroan ditopang atas pemangkasan diskon dan pengurangan jumlah karyawan.

Bernstein juga optimistis GOTO akan menciptakan tingkat pertumbuhan GTV lebih kuat pada semester II-2023. Dengan penguatan tersebut, bersamaan dengan efisiensi berkelanjutkan, terbuka peluang bagi perseoran untuk mewujudkan target yang telah ditetapkan.

Begitu juga UBS Sekuritas menilai realisasi margin kontribusi positif dan EBITDA disesuaikan perseroan pada kuartal I-2023 tersebut sudah melampaui ekspektasi.

“Kami percaya GOTO telah menemukan keseimbangan antara pertumbuhan dan profitabilitas,” tulis tim riset UBS Sekuritas Joshua Tanja, Marissa Putri, dan Navin Killa dalam riset tersbarunya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia