Terkerek Geliat Pasar Mobil dan Motor, Laba Emiten Otomotif Melesat 31%
2 Mei 2023 | 04:20 WIB
Perusahaan komponen Selamat Sempurna meraup laba bersih Rp 221 miliar kuartal I tahun ini, bertumbuh dari Rp 187 miliar. Dalam tiga bulan 2023, Selamat Sempurna mengantongi pendapatan Rp 1,2 triliun, tumbuh dari Rp 1,1 triliun.
Bintraco Dharma, pemilik jaringan dealer Toyota di Jawa Tengah dan Yogyakarta, juga meraup kenaikan laba bersih menjadi Rp 45 miliar dari Rp 19 miliar kuartal I tahun ini. Perseroan meraih pendapatan Rp 1,4 triliun, stabil dari periode sama tahun lalu.
Terakhir, produsen komponen Dharma Polimetal terus menorehkan kinerja impresif, dengan pendapatan Rp 216 miliar kuartal I tahun ini, melesat dari Rp 115 miliar. Pemasok komponen sepeda motor Honda, Hyundai, Toyota, dan sejumlah merek lain itu meraup pendapatan Rp 1,4 triliun, naik dari Rp 915 miliar.
Manajemen Dharma Polimetal menegaskan, peningkatan penjualan kuartal I-2023 sejalan dengan perluasan pasar, diiringi ekspansi portofolio produk dalam manufaktur suspension member untuk salah satu merek mobil di Indonesia. Perseroan segera merealisasikan rencana tersebut pada akhir semester pertama tahun 2023.
“Setelah berhasil produksi secara komersial, perusahaan akan menargetkan untuk memperluas portofolio produknya ke komponen lain,” jelas manajemen.
Investasi Besar
Sebelumnya, Astra menyiapkan dana cadangan sebesar Rp 15 triliun untuk digunakan sebagai dana investasi. Ini sejalan dengan rencana perseroan untuk menciptakan mesin pertumbuhan baru.
Direktur Utama Astra (ASII) Djony Bunarto Tjondro menyampaikan bahwa perseroan telah mencadangkan dana sebesar Rp 15 triliun yang dipakai untuk memenuhi kebutuhan rencana investasi. Dana itu, sebut Djony, di luar alokasi capital expenditure (capex) perseroan tahun ini sebesar Rp 24 triliun.
"Tetapi, kami belum bisa beberkan Rp 15 triliun itu untuk investasi apa saja. Jadi, secara agregat, capex dan investasi sekitar Rp 39 triliun. Ini adalah angka konsolidasi," jelas Djony belum lama ini.
Ciptadana Sekuritas menyematkan rekomendasi buy saham ASII dengan target harga Rp 7.200. Pada penutupan perdagangan pekan lalu, saham ASII bertengger di level Rp 6.750.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






