BSI (BRIS) Jamin Pelunasan Dana Haji Aman
JAKARTA, investor.id – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI mengklaim bahwa layanan perbankan pada Kamis (11/5/2023), telah kembali normal, baik di kantor cabang, mesin anjungan tunai mandiri (ATM) maupun mobile banking sehingga dapat digunakan oleh nasabah untuk bertransaksi. BSI juga menjamin simpanan masyarakat dan dana haji aman.
BSI memastikan proses pelunasan biaya haji 2023 tetap aman lantaran sistem layanan perbankan yang diklaim sudah kembali pulih. Diketahui, berdasarkan kebijakan yang ditetapkan pemerintah, biaya haji 2023 harus dilunasi maksimal Jumat (12/5/2023).
Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, proses normalisasi layanan BSI telah dilakukan oleh perseroan dengan baik, dengan prioritas utama untuk meyakinkan dana dan data nasabah tetap aman. “Alhamdullilah pada hari ini, layanan cabang, ATM dan mobile banking sudah kembali normal dan dapat digunakan oleh para nasabah untuk melakukan transaksi,” ujar Hery dalam konferensi pers, Kamis (11/5/2023).
Pada Kamis (11/5/2023), BSI melakukan peningkatan kapasitas agar core banking dan critical channel bisa kembali dipulihkan dengan cepat, stabil sehingga layanan kepada nasabah dapat sepenuhnya normal.
“Kuota jamaah haji pembayaran dengan BSI sebanyak 161.544 jamaah dan yang sudah lunas itu 153.472 jamaah atau sudah 95% yang melunasi pembayaran, sehingga masih ada 8.072 jamaah yang belum melunasi," ujar Corporate Secretary BSI Gunawan Arif Hartoyo.
Dia pun memastikan para calon jamaah haji sudah bisa melakukan transaksi perbankan pada esok hari. "Cabang kami lebih dari 1.000, kalau 8.000 dibagi 1.000 per cabang rata-rata tinggal delapan nasabah dalam dua sampai tiga jam bisa selesai," terangnya.
Lebih lanjut, Hery memaparkan terkait dugaan serangan siber, pihaknya menemukan indikasi adanya serangan siber sehingga perseroan perlu melakukan temporary switch off beberapa channel untuk memastikan keamanan sistem. “Pada dasarnya perlu pembuktian lebih lanjut melalui audit dan digital forensik,” ucap Hery.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





