Jumat, 15 Mei 2026

Saham Tripar (RAAM) Melonjak 201%, Raam Punjabi Cuan Rp 2,45 Triliun dalam Sepekan

Penulis : Parluhutan Situmorang
12 Mei 2023 | 16:45 WIB
BAGIKAN
Raam Punjabi. (Foto: Ist)
Raam Punjabi. (Foto: Ist)

JAKARTA, investor.id –  Harga saham PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) telah melesat 201% dari Rp 234 menjadi Rp 705 dalam lima hari transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bahkan saham RAAM berhasil melesat hingga auto reject atas (ARA) selama lima hari ini.

Berkat kenaikan harga saham Tripar Multivision Plus hingga ARA dalam lima hari terakhir, Raam Punjabi selaku pemegang 84,19% saham RAAM berhasil menambah pundi-pundi dari senilai Rp 1,22 triliun menjadi Rp 3,67 triliun. Dengan demikian, Raam Punjabi sukses tambah kekayaan Rp 2,45 triliun.

Tripar Multivision Plus milik raja sinetron Raam Punjabi ini sebelumnya menuntaskan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dengan melepas sebanyak  929,2 juta saham atau 15%, dengan harga pelaksanaan Rp 234 per saham. Total dana yang diraup berkisar Rp 217 miliar.

ADVERTISEMENT

Terkait target kinerja tahun ini, RAAM berambisi meningkatkan pendapatannya hingga 30%. Perseroan akan menggenjot pendapatan tahun ini dengan merilis 10 film baru di berbagai platform Over The Top (OTT). Selain itu, perseroan akan memproduksi 180 jam sinetron.

“Saat ini sedang dalam persiapan dan mudah-mudahan akan berjalan sesuai rencana,” kata Founder dan Komisaris Utama Tripar Multivision Plus Raam Punjabi.

Dia menambahkan, dari segi genre, perseroan akan mengeluarkan beberapa versi seperti 1 film komedi, 4 film horor, dan 2 film bergenre drama. Emiten baru yang akan menggunakan kode saham RAAM tersebut berharap film-film barunya dapat diserap secara baik oleh para penonton di Indonesia. “Kami selalu mempunyai harapan penonton bisa sampai 5 juta sekian,” ucap Raam Punjabi.

Sementara itu, Direktur Tripar Multivision Plus Amit Ramesh Jethani mengatakan, perseroan juga akan menggenjot bioskop baru yang bernama Platinum Cineplex di kota-kota tier 2 dan tier 3.

Aksi ini dilakukan lantaran perseroan menilai ‘kue’ di industri tersebut masih sangat besar di Indonesia. “Untuk investasi di setiap bioskop berkisar Rp 5 miliar hingga Rp 8 miliar,” ungkapnya.

Sejauh ini, RAAM telah memiliki 10 bioskop dan 32 layar yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatra, dan Sulawesi. Penetrasi pasar terbaru akan dilakukan perseroan di Pulau Kalimantan, sejalan dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia