Setor Dividen, Elitery (ELIT) Tetap Pasang Target Lompatan Laba
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Keuangan Elitery, Audy Satria Wardhana menambahkan, target kinerja tahun ini sudah on track. Pada kuartal I-2023, ELIT mencatatkan laba bersih tahun berjalan Rp 3,82 miliar, naik 31% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 2,91 miliar. Pencapaian laba bersih seiring dengan peningkatan pendapatan yang meroket hingga 91% menjadi Rp 65,24 miliar dari Rp 34,13 miliar.
Adapun aset ELIT senilai Rp 221,6 miliar, tumbuh dari akhir Desember 2022 yang sebesar Rp 119,73 miliar atau sekitar 85%. Total kewajiban ELIT mencapai Rp 107,71 miliar dan ekuitas Rp 113,88 miliar. “Dengan demikian, dari sisi rasio utang terhadap ekuitas, kami masih di level yang terkendali. Tingkat debt to equity ratio (DER) hanya 0,95 kali,” jelas Audy.
Sementara itu, dalam RUPS hari ini menyetujui sejumlah agenda. Salah satunya, pemegang saham menyetujui usulan manajemen terkait pembagian dividen final sebesar Rp 7,1 miliar atau 73,76% dari laba bersih 2022. Dividen itu setara Rp 3,5 per saham.
“Pembagian dividen untuk memberikan nilai kepada para shareholders Elitery. Karena itu, keuntungannya juga dikembalikan kepada shareholders melalui setoran dividen. Sisa keuntungan bersih akan ditambahkan pada laba ditahan guna mendukung bisnis kami untuk siap berlari lebih jauh lagi pada 2023,” pungkas Kresna.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler

