Jumat, 15 Mei 2026

Reliance Sekuritas: IHSG Melemah, Delapan Saham Anti Boncos Jelang Akhir Pekan

Penulis : Indah Handayani
26 Mei 2023 | 08:45 WIB
BAGIKAN
Pengunjung melintas di depan monitor saham Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)
Pengunjung melintas di depan monitor saham Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)

JAKARTA, investor.id - Reliance Sekuritas memprediksi IHSG mix cenderung melemah pada perdagangan Jumat (26/5/2023). IHSG hari ini diperkirakan akan diperdagangkan pada rentang 6.665 – 6.730. Delapan saham anti boncos jelang akhir pekan. Salah satunya BUAH.

Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG mix cenderung melemah mengikuti sentiment dari bursa regional. “Sementara itu, pasar akan mengantisipasi rilis data dari US diantaranya personal spending April 2023 dan durable goods order April 2023 yang akan mengukur konsumsi masyarakat,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Jumat (26/5/2023).

Secara teknikal, Reliance Sekuritas menambahkan IHSG gagal breakout resistance 6.770 dan membentuk marubozu bearish. Sementara itu, IHSG hari ini telah membentuk death cross sehingga rawan untuk terkoreksi.

ADVERTISEMENT

Reliance Sekuritas merekomendasikan delapan saham anti boncos jelang akhir pekan. Delapan saham tersebut adalah BUAH, PANI, MEDC, BFIN, ACES, AGII, BBNI, SSIA.

IHSG diperdagangkan di zona merah pada perdagangan kemarin dan tutup melemah ke level 6.704 (0,62%). Pelemahan IHSG didorong pasar yang telah meekspektasi keputusan BI dalam menahan suku bunga di level 5,75%.

Beberapa sector yang mengalami pelemahan diantara sektor energi (1,97%), sector Industrial (1,49%) dan sektor teknologi (1,38%). Investor asing tercatat membukukan net buy dipasar reguler sebesar Rp 897,84miliar dengan saham-saham yang paling banyak dibeli oleh investor asing diantaranya adalah BBRI, GOTO, BBCA.

Sementara itu dari bursa AS, ketiga index utama ditutup mix dimana hanya Dow Jones yang mengalami pelemahan (0,11%). Penguatan pada indeks didorong sentiment pinjaman darurat yang diberikan kepada bank bermasalah oleh Federal Reserve mengalami penurunan disbanding awal bulan Mei. Selain itu pasar juga mencermati kesepakatan debt ceiling yang hamper mencapai kesepakatan.

Dari bursa Asia, pada pagi ini telah diperdagangkan di zona hijau, saat laporan ini ditulis indeks Nikkei 225 menguat (0,49%), serta index Kospi menguat (0,18%). Pada pagi ini Jepang merilis data Tokyo CPI pada bulan Mei-23 mencatatkan penurunan menjadi 3,2% YoY.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 9 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia