Sektor Kesehatan Melesat, IHSG Dibuka Naik
JAKARTA, investor.id – Ditutup melemah sebesar 41 poin (0,62%) ke level 6.704, IHSG dibuka naik 7,08 poin (0,11%) ke posisi 6.711,31 pada sesi I, Jumat (26/5/2023). IHSG hari ini bergerak menghijau pada rentang 6.705 - 6.713. Hampir sebagian besar sektor saham menguat dan sektor kesehatan melesat.
Tercatat sebanyak 199,27 juta saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 148,32 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 6.496 kali transaksi. Sebanyak 74 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 63 saham terkoreksi, dan 153 saham stagnan.
Hampir sebagian besar sektor saham menguat sehingga membuat IHSG hari ini menghijau di awal perdagangan. Sektor kesehatan naik paling tinggi sebesar 0,7%. Disusul, kenaikan sektor teknologi0,46%, sektor energi 0,22%, sektor konsumen primer 0,13%, dan sektor transportasi 0,13%.
Mayoritas indeks Wall Street menguat di Kamis (25/5/2023) melanjutkan penguatan Wall Street Futures sebelumnya. Penguatan tersebut ditopang oleh kenaikan harga saham-saham teknologi, khususnya Nvidia setelah mengumumkan pendapatan dan laba bersih kuartal I-2023 yang lebih baik dari perkiraan serta stronger-than-expected revenue guidance untuk Semester I-2023.
Meski demikian, DJIA masih terkoreksi (0,11%) dipengaruhi oleh kekhawatiran terhadap kondisi debt ceiling di AS.
Pasar saham Asia-Pasifik sebagian besar lebih tinggi pada perdagangan Jumat (26/5/2023). Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,43%, melampaui angka 31.000, sementara Topix juga naik 0,24%. Kospi Korea Selatan naik 0,19%, sedangkan Kosdaq naik 0,24%. Di Australia, S&P/ASX 200 melawan tren dan turun sedikit di atas angka penjualan ritel bulan Mei.
Prediksi Analis
Yugen Bertumbuh Sekuritas memprediksi, IHSG hari ini diperkirakan melemah terbatas dan aka diperdagangkan pada rentang 6.636 – 6.789. Pergerakan IHSG terlihat kembali pada pola tekanan terbatas setelah mengalami kenaikan pada beberapa waktu sebelumnya.
Namun, lanjut Yugen, pasca rilis data perekonomian tingkat suku bunga yang menunjukkan kondisi perekonomian yang stabil turut menopang pergerakan IHSG hingga saat ini. Sehingga pergerakan fluktuatif yang terjadi dalam IHSG hari ini masih dapat dimanfaatkan untuk melakukan trading ataupun investasi jangka pendek.
“IHSG hari ini berpotensi melemah terbatas,” tutup Yugen.
Yugen merekomendasikan menu saham pilihan untuk perdagangan hari ini. Menu saham pilihan tersebut terdiri dari INDF, BMRI, BBRI, TBIG, BBCA, SMRA dan BSDE.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






