PGAS Jadi Saham Recommended, setelah Kabar Ini Keluar
JAKARTA, Investor.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN/PGAS) membagikan dividen US$ 228 juta atau Rp 3,4 triliun untuk tahun buku 2022, setara 70% dari laba bersih. Saham PGAS kini menjadi saham recommended, begitu pengumuman itu keluar.
Analis Central Capital Futures Wahyu Tri Laksono merekomendasikan buy on weakness saham PGAS, dengan support double bottom di level Rp 1.320 atau dekat di bawahnya. Selanjutnya, saham PGAS bisa menuju resistance Rp 1.500-1.650, jika mampu break level Rp 1.460.
Dia menilai, rapat umum pemegang saham tahunan (RUSPT) PGN sudah menyetujui pembagian dividen tahun buku 2022 sebesar 70 persen dari laba bersih atau setara US$ 228 juta, lebih baik dari tahun sebelumnya.
“Ini jelas sentimen positif bagi pasar. Sepanjang tahun 2022, PGAS membukukan kenaikan laba bersih sebesar 7% menjadi US$ 326,2 juta. Jadi mantaplah saham PGAS. Dalam jangka panjang, saham komoditas masih jawara,” kata dia, Selasa (30/5/2023).
Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanov menuturkan, PGAS tampaknya telah mengonfirmasi pola double bottom, setelah berhasil break fraktal Rp 1460, sehingga berpotensi naik ke level Rp 1.590 sebagai target teoritis.
“Namun, kenaikan ini bisa bersifat jangka pendek, mengingat pada kuartal I kinerja persesoan turun. Jadi, ini masih perlu dicermati,” kata dia.
“
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






