Jumat, 15 Mei 2026

PGAS Jadi Saham Recommended, setelah Kabar Ini Keluar

Penulis : Muawwan Daelami
30 Mei 2023 | 23:54 WIB
BAGIKAN
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Sub Holding Gas Pertamina berhasil membukukan kinerja positif operasional  Triwulan I Tahun 2023
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Sub Holding Gas Pertamina berhasil membukukan kinerja positif operasional Triwulan I Tahun 2023

JAKARTA, Investor.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN/PGAS) membagikan dividen US$ 228 juta atau Rp 3,4 triliun untuk tahun buku 2022, setara 70% dari laba bersih. Saham PGAS kini menjadi saham recommended, begitu pengumuman itu keluar.

Analis Central Capital Futures Wahyu Tri Laksono merekomendasikan buy on weakness saham PGAS, dengan support double bottom di level Rp 1.320 atau dekat di bawahnya. Selanjutnya, saham PGAS bisa menuju resistance Rp 1.500-1.650, jika mampu break level Rp 1.460.

Dia menilai, rapat umum pemegang saham tahunan (RUSPT) PGN sudah menyetujui pembagian dividen tahun buku 2022 sebesar 70 persen dari laba bersih atau setara US$ 228 juta, lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Ini jelas sentimen positif bagi pasar. Sepanjang tahun 2022, PGAS membukukan kenaikan laba bersih sebesar 7% menjadi US$ 326,2 juta. Jadi mantaplah saham PGAS. Dalam jangka panjang, saham komoditas masih jawara,” kata dia, Selasa (30/5/2023).

ADVERTISEMENT

Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanov menuturkan, PGAS tampaknya telah mengonfirmasi pola double bottom, setelah berhasil break fraktal Rp 1460, sehingga berpotensi naik ke level Rp 1.590 sebagai target teoritis.

“Namun, kenaikan ini bisa bersifat jangka pendek, mengingat pada kuartal I kinerja persesoan turun. Jadi, ini masih perlu dicermati,” kata dia.

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia